Le Havre Dibuat Frustrasi! Tembok Tebal & Aguilar Bawa Lens Rebut Tahta Tertinggi!

Ligue 1: Benteng Bollaert-Delelis Mengunci Kemenangan ke-9 Beruntun RC Lens, Hajar Le Havre 1-0

Lens, Prancis – Stade Bollaert-Delelis kembali membuktikan diri sebagai “neraka” yang paling dicintai di Prancis.

Sabtu (30/01/26) dinihari, RC Lens sukses menumbangkan Le Havre AC dengan skor tipis 1-0 dalam laga Pekan ke-20 Ligue 1.

Gol tunggal Ruben Aguilar di penghujung babak pertama tidak hanya membawa Sang et Or meraih tiga poin, tetapi juga mengukir rekor fantastis: sembilan kemenangan kandang berturut-turut yang membawa mereka kembali ke puncak klasemen sementara.

Dominasi Sayap Mematikan

Sejak peluit pertama ditiup wasit, anak asuh Pierre Sage langsung tancap gas. Menggunakan formasi andalan 3-4-3, Lens mengepung pertahanan Normandia dengan intensitas tinggi.

  • Kyllian Antonio, yang menjalani debut starternya musim ini, memberikan dimensi baru dalam alur serangan tuan rumah.
  • Meski kiper Le Havre, Lionel Mpasi, tampil heroik dengan menepis tendangan jarak jauh Malang Sarr dan peluang emas Florian Thauvin, tembok pertahanan tim tamu akhirnya runtuh juga.
  • Melalui skema wing-back to wing-back yang indah, Matthieu Udol mengirimkan umpan silang melengkung yang disambar dengan sempurna oleh Ruben Aguilar pada menit ke-45+1.

Perlawanan Sengit & Pertahanan Risser

Memasuki babak kedua, Le Havre AC yang dijuluki si “Biru Langit” mulai memberikan perlawanan sengit. Ketegangan memuncak di menit ke-54 saat kapten Le Havre, Aruna Sangante, melepaskan tembakan jarak dekat.

Di sinilah Robin Risser menunjukkan kelasnya, sebagai kiper masa depan dengan penyelamatan refleks yang luar biasa. Lens sempat mengira mereka telah menggandakan keunggulan melalui Adrien Thomasson pada menit ke-69.

Namun, selebrasi 38.158 suporter terhenti setelah VAR menganulir gol tersebut karena adanya handball dalam proses build-up oleh Wesley Said.

Sisa pertandingan menjadi ujian mental bagi lini pertahanan Lens, yang dipimpin Malang Sarr untuk menghalau serangan bertubi-tubi tim tamu.

Peluit panjang yang dibunyikan wasit disambut dengan ledakan kegembiraan yang emosional. Hasil ini  adalah tentang identitas klub yang kembali ke jalur kemenangan setelah kekalahan pahit di Marseille pekan lalu.

Namun, pesta tidak boleh berlangsung lama. Si “Merah-Kuning” sudah ditunggu tantangan besar lainnya melawan ESTAC Troyes, di perempat final Piala Prancis. (*)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *