Dortmund, Jerman – Pertemuan Borussia Dortmund dengan Heidenheim pada Minggu (01/02/26) menjadi salah satu pertandingan yang akan dikenang manis oleh para suporter setia Die Borussen pada musim ini.
Dortmund dan seluruh stadion Signal Iduna Park sempat terdiam ketika Heidenheim tidak hanya membatalkan keunggulan pertama tuan rumah, tetapi juga menempatkan dirinya di hadapan Die Borussen.
Akan tetapi, Dortmund, yang memiliki peluang besar untuk memotong jaraknya dengan Bayern Munich di puncak klasemen, tidak pernah patah semangat. Berkat aksi heroik Serhou Guirassy, Dortmund berhasil menciptakan keajaiban dan mengamankan kemenangan comeback dengan skor tipis 3-2.
Pertanda bahwa Heidenheim akan menjadi masalah bagi Die Borussen sudah terlihat sejak periode awal pertandingan. Para pendatang bermain dengan erat dan mampu memberikan tekanan besar kepada Dortmund, yang memiliki kesulitan untuk menemukan ruang di sisi lapangan Heidenheim.
Dortmund, yang disaat bersamaan juga harus menangani ancaman tamunya, tidak memiliki banyak kesempatan di depan gawang Heidenheim sepanjang jalan babak pertama ini.
Sang tuan rumah lantas harus menunggu hingga penghujung babak, ketika kesabaran mereka pada akhirnya terbayar manis.
- 44’: Kiper Heidenheim, Diant Ramaj, mampu menangkis tendangan sudut Yan Couto. Akan tetapi, bola tersebut masih aktif di daerah berbahaya.
- Dalam sekilas mata, Waldemar Anton langsung menyambar bola dan berhasil menggetarkan gawang, selagi sang kiper masih terkecoh.
Sayangnya bagi sang tuan rumah, perayaan mereka langsung diredupkan oleh Heidenheim, yang berhasil menyamakan kedudukan skor tepat di akhir waktu tambahan.
- 45+4’: Dari bagian sayap kiri, Mathias Honsak mengirim sebuah umpan silang yang ditujukan kepada Julian Niehueus.
- Tembakan pertama Nieheus sempat dicegat oleh Daniel Svensson, namun, Nieheus langsung menerima kesempatan kedua yang tentunya tidak ia sia-siakan.
Dortmund, yang memasuki jeda turun minum dengan hati berat, kembali menerima pukulan keras tidak lama setelah mereka kembali memasuki lapangan.
Hanya tiga menit setelah kick off babak kedua, Heidenheim mengukir gol keduanya dan sukses merebut keunggulan skor dari tim tuan rumah.
- 48’: Niehues lagi-lagi menjadi sumber maut Dortmund. Kali ini, ia melepaskan sebuah tembakan halilintar dari luar kotak penalti yang berhasil merobek gawang Die Borussen.
Mulai dari sini, tempo permainan sempat dipegang oleh Heidenheim. Para pendatang bermain dengan cukup ganas dan bahkan hampir melebarkan selisih skor menjadi 3-1.
Sebagai tanggapan, Dortmund memanggil Maximilian Beier dan Carney Chukwuemeka dari bangku cadangan, sekaligus meracik ulang taktiknya di tengah lapangan.
Keputusan tersebut menghasilkan buah manis bagi Die Borussen, yang sukses membalikkan keadaan dalam rentang waktu dua menit.

- 68’: Comeback Dortmund dimulai dari sebuah tendangan penalti, yang dihadiahkan berkat pelanggaran handball Niklas Dorsch.
- Serhou Gurassy dipercayakan dengan tugas krusial tersebut, dan meskipun tembakannya sempat disentuh oleh Ramaj, gawang Heidenheim tetap bergetar dan kedudukan skor kini kembali imbang.
- 69’: Penampilan Guirassy masih belum berhenti sampai disitu. Tanpa membuang waktu setelah permainan kembali dilanjutkan, Julian Brandt meluncurkan sebuah serangan balik yang dituntaskan oleh tembakan jitu Guirassy dari sisi kanan kotak penalti.
Lautan kuning di bangku penonton, yang sebelumnya terdiam di ujung kursi mereka, kini ramai dengan selebrasi meriah. Brace Guirassy menjadi dorongan sempurna bagi Dortmund, yang kini mengambil alih kendali pertandingan dari Heidenheim.
Guirassy sendiri hampir mengamankan hattrick pada penghujung pertandingan, ketika ia kembali maju menuju titik putih usai dilanggar oleh Marnon-Thomas Busch. Namun sayangnya, tendangan Guirassy kali ini meleset lebar dari sasarannya.
Heidenheim juga memiliki peluang besar di masa kritis yang hampir membatalkan keunggulan Dortmund untuk kedua kalinya. Tetapi, keberuntungan kali ini tidak berpihak dengan pihak tamu, dan pada akhirnya, Dortmund dihadiahkan dengan tiga poin manis atas kerja kerasnya dalam laga ini.
Selain menjadi suntikan motivasi besar bagi pasukan Die Borussen, kemenangan dramatis tersebut juga memainkan peran krusial dalam perjuangan Dortmund untuk mengejar Bayern Munich, yang saat ini masih memimpin klasemen.
Setelah Bayern ditahan imbang oleh Hamburger SV, jarak Dortmund dengan rivalnya kini terpotong menjadi enam poin.
Meskipun demikian, pelatih Dortmund, Niko Kovac, menyatakan bahwa mereka seharusnya sudah bisa menutup pertandingan ini dalam waktu yang lebih cepat.
“Hari ini, Anda menyaksikan pertandingan yang hebat bagi para penonton, tetapi kurang begitu bagi saya pribadi sebagai pelatih.” ucap Kovac, dikutip dari situs resmi Borussia Dortmund.
“Saya ingin melihat pertandingan seperti ini diselesaikan dengan lebih percaya diri, lebih cepat, dan lebih awal, daripada membuat diri kita sendiri dalam kesulitan.”
Namun, disaat yang bersamaan, Kovac tetap memuji semangat pemain asuhannya dan menunjukkan rasa puasnya dengan rekor positif Dortmund sejak awal tahun ini.
Dalam hari pertandingan berikutnya di Bundesliga, Dortmund akan menggelar sebuah kunjungan menuju markas Wolfsburg. (VT)
Hasil Lainnya Bundesliga
- Stuttgart 1-0 Freiburg
Baca juga :





