Bilbao, Spanyol – Waktu normal hampir habis, skor tertahan 1-1, dan wajah Aymeric Laporte baru saja terhantam sepatu lawan dalam duel udara yang brutal.
Itulah titik balik saat Athletic Club akhirnya berhasil membungkam Elche CF 2-1 pada laga pekan ini di San Mames, Sabtu (21/02/26) dinihari.
Melalui ketenangan Gorka Guruzet mengeksekusi penalti jelang akhir laga, dan setelah peninjauan VAR yang terasa seperti selamanya, Athletic resmi mengunci kemenangan ketiga berturut-turut di LaLiga.
Hasil ini membawa armada Ernesto Valverde terbang tinggi, kini hanya berjarak satu poin saja dari zona Eropa dengan koleksi 34 poin.
Umpan Manis Hingga Penalti
Pertandingan ini sempat terlihat seperti akan berakhir imbang yang tidak adil bagi tuan rumah. Setelah babak pertama yang didominasi Athletic tanpa gol, kebuntuan pecah lewat skema apik di tiang dekat.
- Guruzeta menyambut umpan silang Yuri dengan sempurna, gol ke-12 yang lahir dari kecerdasan posisi.
- Namun, drama sepakbola memang seringkali kejam. Lekue melanggar Valera di kotak terlarang, dan Andre Silva (setelah drama tendangan ulang) berhasil mengecoh Unai Simon dan mengubah skor 1-1.
Di sinilah mentalitas pemenang berbicara. Athletic tidak mundur. Mereka terus menggempur hingga insiden Laporte di menit-menit akhir memberikan “keadilan” yang memang sejak awal mereka perjuangkan.
Guruzeta kembali maju sebagai algojo penalti di menit ke-89 dan mencetak gol ke-13-nya musim ini, serta memastikan San Mames berpesta.
Catatan Pinggir Lapangan

Jika melihat papan skor, hanya tertera angka 2-1. Namun, ada “kebenaran” di lapangan yang tidak tertangkap angka biasa.
- Lini Depan Menjadi “Pencopet”: Strategi pressing tinggi Athletic memaksa tim asuhan Eder Sarabia kehilangan bola di area berbahaya berkali-kali. Sancet dan Guruzeta meneror kiper Elche, Dituro, tanpa henti sejak peluit pertama.
- Akurasi Galarreta: Sang gelandang adalah dirigen tanpa tongkat. Visinya saat memberikan umpan kepada Yuri sebelum gol pertama Guruzeta (menit ke-64) adalah sebuah karya taktik.
- Persistence (Kegigihan): Meski Elche sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Andre Silva yang harus diulang karena pelanggaran teknis (dua sentuhan), Athletic tidak panik. Mereka justru memasukkan debutan Eder Garcia untuk menambah daya gedor.
Manajer Athletic, Ernesto Valverde dengan ketenangan khasnya memberikan pujian tinggi bagi anak asuhnya. Ia tidak ingin timnya cepat puas meski tren sedang menanjak tajam.
“Ide kami adalah mempertahankan tekanan sejak awal hingga akhir. Kemenangan ini sangat penting karena menunjukkan kegigihan tim ini. Kami ambisius dan ingin terus melihat ke depan. Meski begitu, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan,” tegas Valverde dikutip dari Situs Resmi Athletic Bilbao.
Athletic Club kini duduk dengan 34 poin, hanya berjarak satu langkah dari mimpi Eropa. Namun, mereka harus menatap fokus berikutnya, yang tertuju pada laga melawan Rayo Vallecano. (*)
Baca juga :





