Brace Palacios Bangunkan Singa Estudiantes Yang Tertidur, Hajar Gimnasia Mendoza!

Apertura Argentina: Menang Comeback 2-1, Estudiantes Meroket ke Posisi Runner-Up

Mendoza, Argentina – Estudiantes de La Plata akhirnya menemukan kembali jati diri mereka sebagai penantang gelar juara.

Bertandang ke Stadion Victor Antonio Legrotaglie pada Torneo Apertura 2026, tim berjuluk Leon ini sukses menumbangkan tuan rumah Gimnasia de Mendoza dengan skor tipis 2-1.

Sang pahlawan, Tiago Palacios, menjadi buah bibir lewat dua gol spektakulernya yang mengunci tiga poin krusial.

Kemenangan ini membawa pasukan “Cacique” Medina merangsek naik ke peringkat kedua klasemen Zona A dengan koleksi 18 poin.

Hasil ini sekaligus mengakhiri tren negatif kekalahan kandang yang sempat menghantui Estudiantes dalam beberapa pekan terakhir.

Kejutan Tuan Rumah di Lapangan Licin

Sejak awal laga, Estudiantes mencoba mendominasi dengan filosofi penguasaan bola dan umpan-umpan pendek yang cepat.

Meskipun kondisi lapangan cukup licin akibat penyiraman rumput yang intens, kombinasi operan Palacios dan kawan-kawan tetap mengalir dinamis. Namun, efektivitas justru menjadi milik Gimnasia yang bermain lebih direct.

Menjelang turun minum, publik Mendoza bersorak saat Agustin Modica memanfaatkan kesalahan sapuan lini belakang Estudiantes untuk menceploskan bola ke gawang yang kosong.

Skor 1-0 menutup babak pertama, memaksa tim tamu memutar otak lebih keras.

Memasuki babak kedua, “Cacique” Medina melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Edwuin Cetre. Kehadiran pemain sayap asal Kolombia ini memberikan dimensi serangan yang jauh lebih agresif di sisi kiri.

  • Menit 59 (Gol Penyeimbang): Tiago Palacios menunjukkan aksi individu kelas wahid. Setelah mengecoh pemain bertahan lawan, ia melepaskan tembakan roket yang tak mampu dihalau kiper Rigamonti. Skor 1-1!
  • Gol Kemenangan: Tiago Palacios kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat brace yang memastikan comeback indah sang Singa.

Keunggulan 2-1 memaksa Estudiantes untuk bekerja ekstra keras di sepuluh menit terakhir. Rasa lelah mulai terlihat, namun kedisiplinan taktis Amondarain dan kolega memastikan tidak ada bola yang menembus jala mereka untuk kedua kalinya.

Kemenangan di wilayah Cuyo ini menjadi bukti bahwa mentalitas juara Estudiantes telah kembali. Mereka tidak hanya mengandalkan estetika permainan, tetapi juga mampu bertarung secara fisik saat ditekan. (*)

Hasil Lainnya Aperutra Argentina : 

  • Lanus vs Newell’s Old Boys: 5-0
  • Deportivo Riestra vs Central Cordoba de Santiago: 0-1

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *