Liniers, Argentina – Kejutan besar terjadi di pekan ke-11 Torneo Apertura, saat sang pemuncak klasemen, Velez Sarsfield, akhirnya harus merelakan rekor tak terkalahkan mereka musim ini.
Menjamu Lanus di Stadion Jose Amalfitani, skuad asuhan Guillermo Barros Schelotto harus bertekuk lutut dengan skor tipis 0-1 akibat gol tunggal Carlos Izquierdoz.
Meski kehilangan poin di kandang sendiri, posisi Velez di takhta tertinggi Zona A masih belum tergoyahkan.
Keunggulan poin yang cukup jauh membuat sang pemimpin klasemen tetap kokoh di peringkat pertama, saat kompetisi memasuki masa jeda internasional FIFA.
Rapatnya Pertahanan Tim Tamu
Sejak sepak mula, Lanus yang datang sebagai tim tamu menunjukkan kedisiplinan luar biasa. Pelatih Lanus menginstruksikan skema transisi cepat yang efektif untuk mematikan kreativitas lini tengah Velez.
Selama 30 menit awal, Velez sebenarnya mendominasi penguasaan bola, namun mereka seolah membentur tembok tebal.
Kurangnya kedalaman serangan membuat upaya mereka sering kandas sebelum mencapai kotak penalti lawan.
Sebaliknya, Lanus justru nyaris mencuri gol lewat serangan balik kilat di akhir babak pertama yang memaksa lini belakang tuan rumah bekerja ekstra keras.
Memasuki babak kedua, Velez tampil lebih agresif dan gencar menggempur pertahanan Lanus. Namun, keasyikan menyerang justru menjadi petaka bagi tuan rumah di menit ke-68.
- Gol Penentu: Lewat skema sepak pojok yang sangat presisi, Carlos Roberto Izquierdoz melompat paling tinggi dan melepaskan sundulan maut yang tak mampu dijangkau kiper Velez.
- Insiden Krusial: Pertandingan sempat memanas ketika kiper Lanus, Nahuel Losada, menyentuh bola di luar kotak penalti. Meski sudah mengantongi kartu kuning, wasit Pablo Dovalo secara kontroversial tidak mengeluarkan kartu kuning kedua, membuat Velez gagal unggul jumlah pemain.
- Masalah Lini Depan: Meski didukung ribuan suporter, Velez gagal mencetak gol penyama kedudukan karena buruknya penyelesaian akhir.
Kekalahan ini menjadi sinyal peringatan bagi “El Mellizo” dan anak asuhnya, bahwa posisi mereka tidak sepenuhnya aman dari kejaran lawan.
Minimnya kreativitas saat menghadapi tim dengan pertahanan rendah, menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi selama dua pekan jeda kompetisi.
Vélez dijadwalkan kembali merumput saat melakoni laga tandang ke markas Gimnasia y Esgrima di Mendoza.
Pertandingan tersebut akan menjadi ujian mental, untuk membuktikan apakah mereka sanggup bangkit dan mengunci tiket ke babak playoff Torneo Apertura. (*)
Hasil Lainnya Apertura Argentina :
- Defensa y Justicia vs Union: 2-0
- Newell’s Old Boys vs Gimnasia Mendoza: 1-0
- Independiente vs Talleres: 1-2
- Belgrano vs Racing Club: 1-2
Baca juga :





