Philadelphia, Amerika Serikat – Nicolas Pepe meninggalkan lapangan dengan senyum lebar usai membawa negerinya, Pantai Gading, menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Penyerang yang membela klub Spanyol, Villarreal, tersebut menjadi tombak Les Elephants, yang sukses mengamankan tempat mereka di fase gugur usai meruntuhkan Curacao dengan skor 2-0 dalam laga penutupan grup E.
Usai dipermalukan oleh raksasa Eropa, Jerman, dalam pertandingan sebelumnya, Pantai Gading meracik ulang strategi mereka. Salah satu perubahan dalam pertemuan kali ini adalah Nicolas Pepe, yang mengisi pos di belakang penyerang Ange-Yoan Bonny.
Nama Baru Di Sejarah Pantai Gading
Keputusan pelatih Emerse Fae untuk memercayakan Pepe di lini serang Les Elephants langsung terbayar manis pada menit ke-7.
- Berkat kesigapan Yan Diomande yang mengamankan sebuah bola muntah di tepi kotak penalti, Nicolas Pepe berhasil menggetarkan gawang Curacao dan menempatkan satu kaki Les Elephants di babak selanjutnya.
- Selain memberikan keunggulan kepada negerinya, Pepe juga mengukir namanya dalam buku sejarah Pantai Gading sebagai pencetak gol tercepat di panggung Piala Dunia.
Gol Pembawa Euforia Bagi Seluruh Negara
Gol dini Pepe menjadi dorongan besar bagi pasukan Jingga Afrika, yang kini memiliki kendali jalan pertandingan. Meskipun bermain dengan tempo yang lebih lambat, Pantai Gading jelas merupakan tim yang jauh lebih berbahaya di tengah lapangan.
Sebaliknya, Curacao jarang menciptakan masalah bagi Les Elephants. Satu-satunya kesempatan berbahaya yang datang dari debutan asal Karibia tersebut datang dari Tahith Chong dan Leandro Bacuna, yang sayangnya masih belum mampu menemukan targetnya.
Pada akhirnya, empat menit setelah melewati satu jam waktu pertandingan, nasib kedua negara tersebut dikunci, lagi-lagi oleh magis Pepe.
- Dengan naluri tajam, Pepe menembus lini pertahanan Curacao, dimana ia memiliki ruang untuk menerima umpan Ibrahim Sangare dan meluncurkan bola melewati halauan kiper Eloy Room.
Pesta Sang Gajah Di Panggung Dunia

Brace Pepe adalah anugerah yang membawa Pantai Gading menuju fase 32 besar mendatang. Untuk pertama kalinya sejak debut mereka di ajang 2006 lalu, pasukan Les Elephants akan bertanding di babak gugur Piala Dunia.
Sebelum edisi tahun ini, Pantai Gading hanya memiliki tiga kehadiran di panggung Piala Dunia: 2006, 2010, dan 2014. Dalam ketiga turnamen tersebut, Les Elephants gagal melewati babak grup.
Pantai Gading menjadi wakil kedua dari grup E dan akan mendampingi sang pemegang empat Piala Dunia, Jerman, dalam fase berikutnya.
Sementara itu, turnamen tahun ini merupakan partisipasi perdana bagi Curacao. Sebagai negara terkecil di Piala Dunia, pasukan yang dibina oleh Dick Advocaat tersebut mengundang banyak perhatian dari para penggemar sepak bola.
Meskipun mimpi mereka berakhir di dasar grup E dengan satu poin, Timnas Curacao patut pulang dengan kepala tinggi, usai mengibarkan bendera negeri mereka di panggung dunia. (VT)
Klasemen Akhir Piala Dunia 2026:
| Pos | Tim – Grup E | Poin |
| 1 | Jerman | 6 |
| 2 | Pantai Gading | 6 |
| 3 | Ekuador | 4 |
| 4 | Curacao | 1 |
Baca juga :





