Barcelona, Spanyol – Satu hal yang tampaknya cukup konsisten pada musim ini adalah fakta bahwa pertandingan yang melibatkan Barcelona akan selalu diwarnai oleh pesta gol.
Pertemuan Champions League Barca dengan Feyenoord, pada Rabu (09/09/26) yang sempat dilanda oleh sebuah hujan lebat, tidak menjadi pengecualian.
Usai mencatat lima gol dalam dua pertandingan sebelumnya, Blaugrana kembali mengulang takdir dan mempermalukan para pendatang asal Belanda tersebut dengan skor telak 5-1.
- Tanpa basa-basi, Barca langsung menyambut kedatangan Feyenoord dengan sebuah gol dini, tiga menit setelah pertandingan dimulai.
- Raphinha menerima umpan klinis Lamine Yamal dan dengan nada dingin, menipu dua bek Feyenoord dan melepaskan tendangan matang yang melintasi halauan Tjark Ernst.
Gol pembukaan tersebut sekedar merupakan awal bagi pesta Blaugrana, yang sepanjang jalan pertandingan menguasai tempo permainan tanpa menunjukkan rasa ampun kepada tim tamu.
Hujan yang mengguyur Camp Nou mulai mereda seiring berjalannya babak pertama, tetapi, keganasan Barcelona tidak pernah memudar. Lantas, juara bertahan La Liga tersebut tidak memiliki masalah dalam menggandakan keunggulannya pada menit ke-22.

- Gol Blaugrana kali ini datang dari jarak jauh. Di depan kotak penalti Feyenoord, Karim Adeyemi memiliki ruang luas untuk melepaskan sebuah tembakan roket yang melengkung mulus ke dalam gawang Ernst.
Feyenoord jarang mengancam gawang Barca,akibat upaya kiper Joan Garcia selalu memastikan bahwa gawangnya tetap bersih dari kebobolan.
Usai jeda turun minum, Feyenoord tampaknya mulai bermain dengan lebih berbahaya. Sang tamu bahkan sempat membobol gawang Barca pada menit ke-56, namun sayangnya, gol tersebut tidak terhitung akibat offside.
Dalam sekilas mata, Barcelona memberikan balasannya. Satu menit kemudian, Raphinha lagi-lagi menjadi pembawa malapetaka Feyenoord.
- Dengan naluri tajam, Raphinha menyelipkan dirinya diantara pertahanan Feyenoord dan menerima umpan terobos Pedri.
- Mulai dari situ, ia hanya perlu menjaga ketenangan dan memandu tendangannya menuju pojok gawang.
Tepat sebelum satu jam waktu pertandingan, bendera offside lagi-lagi menjadi musuh yang memotong dini perayaan gol Feyenoord, yang kali ini berbuah dari Nacho Ferri.
Meskipun Barca kini sudah nyaman dengan keunggulan 3-0, masa penghujung pertandingan tetap dipenuhi oleh dua catatan tambahan dari Blaugrana dan sebuah gol hiburan Feyenoord.
- Usai memainkan peran arsitek dalam gol pembukaan Barca, Lamine Yamal pada akhirnya ikut mencantumkan namanya pada menit ke-77.
- Tendangan bebas Yamal menyelip melalui lubang tembok pertahanan Feyenoord dan akibatnya, Ernst hanya bisa menyaksikan bola yang melayang mulus menuju gawangnya.
- Lima menit kemudian, Feyenoord setidaknya memusnahkan clean sheet Barca setelah Sem Steijn menuntaskan umpan silang Goncalo Borges.
- Pesta Barcelona ditutup pada menit ke-85. Untuk kedua kalinya, Yamal memainkan peran pendukung, kini bagi Gabriel Jesus yang berhasil menemukan jaring gawang dengan kepalanya.
Kemenangan dengan lima gol dalam tiga laga beruntun. Sebuah catatan luar biasa bagi Barcelona, yang saat ini jelas memiliki salah satu lini serangan paling mematikan di seluruh benua Eropa.
“Saya sangat senang bisa berbicara tentang bersenang-senang.” Ucap pelatih Barca, Hansi Flick, saat berbicara dengan UEFA.
“Saya pelatih Barça dan saya senang saya di sini. Yang paling penting, di atas mencetak begitu banyak gol, adalah kami bermain seperti sebuah tim – kami mengontrol pertandingan dan kami dominan. Para suporter menikmati sepak bola kami.”
Usai penampilan dominan tersebut, seluruh dunia sepak bola kini bertanya seberapa lama momentum emas Barcelona akan terus berjalan. Dalam laga selanjutnya, pertanyaan ini diuji ketika Blaugrana kembali bertanding di panggung La Liga, dimana mereka akan mengetuk pintu markas Levante. (VT)
Hasil Lainnya Champions League
- VfB Stuttgart 3-1 Viking
Baca juga :





