Cremona, Italia – AC Milan membuktikan bahwa kekalahan atas Parma pekan lalu hanyalah sebuah kecelakaan singkat.
Bertandang ke Stadion Zini, tim asuhan Massimiliano Allegri sukses membawa pulang tiga poin krusial setelah menundukkan Cremonese dengan skor 2-0.
Meski harus menunggu hingga masa injury time, gol-gol dari Strahinja Pavlovic dan Rafael Leao memastikan Milan tetap kokoh di posisi kedua klasemen sementara Serie A.
Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Rossoneri karena tidak hanya mengembalikan kepercayaan diri tim, tetapi juga memperpanjang rekor impresif mereka di laga tandang menjadi 13 hasil positif berturut-turut.
Tembok Baja Audero
Babak pertama dimulai dengan intensitas yang mengejutkan dari tuan rumah. Cremonese, yang tampil berani di hadapan pendukungnya sendiri, sempat mengancam melalui aksi Bonazzoli dan Vandeputte.
Namun, AC Milan perlahan mulai mengambil kendali. Rafael Leao dan Christian Pulisic berkali-kali mendapatkan peluang emas berkat visi bermain Fofana yang tajam.
Sayangnya, ketangguhan kiper Audero di bawah mistar gawang Cremonese sempat membuat para pemain Milan frustrasi hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Milan meningkatkan tekanan secara agresif. Namun, hingga menit ke-80, papan skor tetap tidak bergeming. Drama sesungguhnya baru dimulai tepat satu menit sebelum waktu normal berakhir.
- Berawal dari sepak pojok yang diambil oleh Luka Modric, bola liar yang sempat mengenai De Winter berhasil disambar dengan sigap oleh Strahinja Pavlovic.
- Bek asal Serbia itu melepaskan tembakan yang tak mampu dijangkau Audero, mengubah skor menjadi 1-0 di menit ke-89.
Cremonese yang mencoba mengejar ketertinggalan justru meninggalkan lubang besar di lini pertahanan.
- Melalui sebuah serangan balik yang sempurna di masa tambahan waktu, Fullkrug memberikan bola kepada Nkunku yang kemudian menyodorkan assist manis kepada Rafael Leao.
- Dengan ketenangan luar biasa, penyerang Portugal itu menceploskan bola ke gawang kosong, mengunci kemenangan 2-0 dan memastikan Stadion Zini terdiam.
Kemenangan ini menunjukkan sisi lain dari AC Milan musim ini: kegigihan. Di saat kreativitas mereka diredam oleh penampilan luar biasa kiper lawan, mereka tidak menyerah hingga detik terakhir.
Dengan 57 poin di tangan, Milan kini bermodal optimisme tinggi. Hasil ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Milan, sebelum menghadapi laga krusial bertajuk Derby della Madonnina melawan Inter Milan di pekan depan. (*)
Hasil Lainnya Serie A :
- Atalanta vs Sassuolo: 1-2
- Lazio vs Torino: 0-2
Baca juga :





