Buenos Aires, Argentina – Argentinos Juniors memulai perjalanannya di 2026 dengan sebuah pertemuan menghadapi wakil divisi kedua, Ferrocarril Midland, dalam babak 64 besar Copa Argentina.
Sayangnya, langkah pertama Argentinos pada tahun baru ini berakhir dengan kenyataan pahit. Usai ditahan imbang 1-1 dalam waktu normal, partisipasi Argentinos dalam turnamen kali ini dipotong dini setelah mereka tumbang dalam babak adu penalti.
Argentinos Juniors 1-1 Ferrocarril Midland
Argentinos, yang memiliki keuntungan bermain di kandangnya sendiri, membuka pertemuan ini dengan penampilan yang sangat positif. Sang tuan rumah tidak memiliki masalah menerapkan gayanya di tengah lapangan, dan lantas, tidak perlu menunggu lama untuk membuka papan skor.
- 23’: Alan Lescano menempatkan dirinya di posisi sempurna di antara para pemain Midland, dimana ia mampu menuntaskan umpan tajam Leandro Lozano.
Gol tersebut memicu respons tegas dari sang tamu, yang mulai memainkan permainan fisik demi mengejar ketertinggalannya.
Sayangnya bagi Argentinos, kerja keras Midland terbayar manis tidak lama sebelum satu jam pertandingan, ketika mereka sukses membatalkan keunggulan pihak tuan rumah.
- 56’: Dengan penuh ketenangan, Agustin Campana mengendalikan umpan silang Pablo Casarico menggunakan dadanya, dan kemudian melepaskan tembakan klinis yang merobek gawang Argentinos.
Argentinos tentu menghabiskan sisa waktu pertandingan mencari kesempatan untuk mengembalikan keunggulannya. Akan tetapi, Argentinos tidak pernah menjadi ancaman berarti bagi para pendatang sepanjang jalan babak kedua ini.
Meskipun demikian, Midland juga tidak mampu melanjutkan momentum mereka di depan gawang Argentinos. Lantas, ketika peluit terakhir dibunyikan, kedua kubu tersebut masih tertahan imbang 1-1. Pertemuan ini pun langsung dibawa menuju babak adu penalti.
Babak Adu Penalti

- Dari tendangan pertama hingga tendangan ketiga, adu penalti ini berjalan dengan cukup rutin, Argentinos, yang mendapat giliran pertama di titik putih, bergerak mulus berkat kesuksesan Alan Lescano, Leandro Lozano, dan Francis Mac Allister.
- Tetapi, Marcos Roseti, Lucas Vico, dan Rodrigo Cao masing-masing menjaga asa Midland dalam kontes ini. (Argentinos Juniors 3-3 Ferrocarril Midland)
- Situasi mulai tegang dalam tendangan keempat. Wakil Argentinos, Francisco Alvarez, sukses melaksanakan tugasnya. Namun, Midland tertinggal ketika tembakan Lautaro Díaz Laharque meleset dari sasarannya. (Argentinos Juniors 4-3 Ferrocarril Midland)
- Argentinos seharusnya sudah mengunci kemenangannya dalam tendangan kelima. Akan tetapi, akibat kegagalan Leandro Fernandez, yang diikuti oleh kesuksesan penendang Midland, Emilio Porro, pertarungan ini masih terus berlanjut. (Argentinos Juniors 4-4 Ferrocarril Midland)
- Tobias Ramirez (Argentinos) dan Genaro Cepeda (Midland) saling menemukan targetnya dari titik putih. Akan tetapi, rekan mereka, Gino Infantino (Argentinos) dan Nicolas Violini (Midland) masing-masing ditolak oleh sang kiper. (Argentinos Juniors 5-5 Ferrocarril Midland)
- Kiper Mauro Leguiza, yang selama ini menjadi sumber ketegangan bagi Argentinos, kembali membawa maut kepada tuan rumah ketika ia menepis tendangan Diego Porcel.
- Leguiza sendiri kemudian maju sebagai eksekutor kedelapan Midland. Sang kiper memiliki kesempatan untuk menuntaskan kontes ini dan mengunci kemenangan bagi timnya.
- Dengan nada dingin, Leguiza menaklukkan rivalnya di antara tiang gawang dan menjadi pahlawan Midland, yang mencuri tiket Argentinos menuju babak berikutnya. (Argentinos Juniors 5-6 Ferrocarril Midland)
Selanjutnya Bagi Argentinos Juniors
Sebuah hasil yang cukup memalukan bagi Argentinos Juniors, terutama ketika mengingat status mereka sebagai runner up edisi tahun lalu.
Kekalahan tersebut merupakan langkah pahit yang menjadi pertanda buruk menjelang laga berikutnya, dimana Argentinos akan memulai upayanya dalam babak kualifikasi Copa Libertadores dengan menghadapi raja Ekuador, Barcelona SC. (VT)





