Akhir Era Sang Maestro: Lionel Messi Pensiun Dari Timnas Argentina

Keputusan Diambil Tepat Setelah Argentina Gagal Menjuarai Piala Dunia 2026

Miami, AS – Pada Senin (31/08/26), dunia sepak bola menerima kejutan besar setelah legenda asal Argentina, Lionel Messi, mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari timnas Argentina.

“Setelah waktu yang telah berlalu sejak final (Piala Dunia 2026), dan setelah memberikan banyak pemikiran, saya ingin memberi tahu semua orang bahwa saya pensiun dari Tim Nasional (Argentina)…” Tulis Messi melalui akun Instagramnya.

“Waktu semakin singkat, bab-bab berakhir, dan ini adalah salah satu yang sangat menyakitkan saya. Saya mencintai, telah mencintai, dan akan selalu senang menjadi bagian dari Tim Nasional. Saya telah memberikan semua yang saya miliki; Saya tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan, dan selain itu, ada beberapa pemain muda hebat yang akan datang yang pantas berada di sini.”

Messi menambahkan bahwa ia telah menulis pernyataan tersebut pada 21 Juli lalu, tepat setelah final Piala Dunia 2026 dimana Argentina ditekuk oleh Spanyol. Messi juga mengungkapkan bahwa kematian ayahnya, Jorge, juga menjadi alasan yang menyakinkannya untuk mengambil keputusan ini.

Messi dengan penghargaan Bola Emas di Piala Dunia 2014 – Foto: Dok. The Guardian / Clive Rose

Ini bukan pertama kalinya Messi memutuskan untuk mengantung sepatu dari panggung internasional. Pada 2016 lalu, usai menelan kekalahan dalam tiga final secara beruntun (Piala Dunia 2014 dan Copa America 2015 & 2016), Messi menutup karirnya bersama timnas Argentina setelah menyatakan bahwa “ini bukan untuk saya”.

Untungnya bagi para pencinta sepak bola Argentina, yang meminta Messi untuk kembali ke timnas melalui sebuah kampanye nasional, pemegang 8 penghargaan Ballon d’Or tersebut membatalkan keputusannya dan kembali memimpin negerinya di panggung internasional.

Messi pada akhirnya mengangkat piala internasional pertamanya dalam Copa America 2021, dimana Argentina mengakhiri kemarau trofi mereka yang telah berjalan selama 28 tahun dengan menumbangkan Brasil di laga final.

Ia kemudian membantu Argentina menjuarai turnamen Finalissima 2022. Tetapi, prestasi terbaik Messi diukir di ajang Piala Dunia 2022, dimana ia sukses menuntun Argentina menuju gelar juara dunia kedua mereka.

Messi dan timnas Argentina merayakan kejuaraan mereka di Piala Dunia 2022 – Foto: Dok. FIFA

Banyak menganggap bahwa usai pencapaian tersebut, Messi akan mengambil langkah mundur dalam usia tuanya.

Namun tanpa terduga, legenda Barcelona tersebut mengingatkan seluruh dunia sepak bola bahwa ia masih bisa memamerkan magis di tengah lapangan.

Usai membantu negaranya mempertahankan gelar juara Copa America di edisi 2024 lalu, Messi dan kawan-kawan untuk kedua kalinya secara beruntun berhasil mencapai final Piala Dunia 2026. Sayangnya, Argentina gagal mengulang sejarah, setelah mereka ditaklukkan oleh raja Eropa, Spanyol.

Laga tersebut lantas menjadi pertandingan terakhir Messi dalam seragam putih biru Argentina. Meskipun hasil akhirnya cukup menyakitkan, sang maestro setidaknya menutup babak ini di panggung tertinggi dalam seluruh dunia sepak bola.

Messi, yang memulai debutnya bersama timnas senior Argentina di 2005 ketika berusia 18 tahun, menutup karir internasionalnya dengan 125 gol dan 3 trofi. Messi juga memegang rekor sebagai pemain dengan penampilan terbanyak bersama timnas Argentina, dan top skorer dalam seluruh sejarah negerinya.

Para penggemar sepak bola untuk saat ini masih bisa menyaksikan Messi di MLS, dimana ia akan terus bermain bersama Inter Miami hingga akhir musim 2028. (VT)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *