Arabika vs Robusta: Kenali Bedanya Sebelum Ngopi

Panduan Memilih Kopi Sesuai Selera Kamu

Bogor – Bagi banyak orang, memulai hari tanpa secangkir kopi terasa ada yang kurang. Namun, di balik aroma harum yang memenuhi gelas, terdapat dua “aktor utama” yang mendominasi pasar dunia, yakni kopi Arabika dan Robusta.

Meski sekilas tampak serupa saat sudah menjadi bubuk, keduanya memiliki perbedaan yang sangat kontras.

Mulai dari karakter rasa yang kompleks, kandungan kafein yang memacu adrenalin, hingga cara pengolahannya yang kini semakin inovatif di tangan para barista lokal.

“Memahami jenis kopi bukan sekadar soal tren, tapi soal menemukan kecocokan antara lidah dan kebutuhan energi harian seseorang,” seperti dikutip oleh tren pasar kopi global  baru-baru ini.

Karakteristik Utama: Lembut vs Tangguh

Berdasarkan rilis worldcoffee, Secara botani, kedua jenis ini berasal dari spesies yang berbeda. Arabika (Coffea arabica) dikenal sebagai primadona dataran tinggi dengan profil rasa fruity dan asam yang menyegarkan.

Foto: Ilustrasi

Sebaliknya, Robusta (Coffea canephora) adalah tanaman yang jauh lebih tangguh menghadapi cuaca panas dan menawarkan rasa yang lebih bold serta pahit yang tegas.

poin-poin utama yang membedakan keduanya adalah:

  • Profil Rasa: Arabika kaya akan nuansa buah dan bunga. Robusta cenderung earthy, woody, atau cokelat pahit.
  • Kandungan Kafein: Robusta mengandung kafein hampir dua kali lipat lebih tinggi dibanding Arabika, memberikan efek stimulan yang lebih kuat.
  • Tampilan Fisik: Biji Arabika berbentuk lonjong dengan garis tengah melengkung (huruf S), sementara Robusta lebih bulat dan kecil dengan garis tengah lurus.
  • Harga & Budidaya: Arabika umumnya lebih mahal karena perawatan intensif, sedangkan Robusta lebih terjangkau dan stabil secara produksi.

Inovasi Lokal: Sensasi Creamy Kopi Nako

Bagi Kamu yang menyukai karakter kuat Robusta atau keseimbangan rasa dari campuran keduanya, inovasi pengolahan kopi lokal kini hadir memberikan solusi.

Salah satunya adalah Kopi Nako, gerai kopi asal Bogor yang didirikan oleh Kanma Group sejak 2016 di Jalan Pajajaran Indah V No. 7.

Warung Nako-Foto: Dok. Instagram Kopinako.id

Kopi Nako menjadi favorit karena kepiawaiannya meramu biji kopi lokal asal Jawa Barat dan Jawa Timur. Berikut adalah alasan mengapa racikan mereka diminati:

  • Pajajaran Blend: House blend khusus ini memadukan biji kopi Arabika dan Robusta secara seimbang. Hasilnya adalah cita rasa kopi susu kekinian yang pahit dan asamnya pas.
  • Es Kopi Nako: Menu andalan ini menggunakan gula aren organik, menghasilkan tekstur yang sangat creamy dan ramah di lidah.
  • Varian Kopi Sobat: Bagi pemburu rasa intens, varian ini menonjolkan kekuatan Robusta khas yang kental dan kaya akan nuansa rempah.
  • Harga Terjangkau: Meski disajikan dalam suasana kafe yang estetik dan nyaman, harga yang ditawarkan tetap ekonomis bagi khalayak umum.
Foto: Dok. Instagram Kopinako.id

Pilihan antara Arabika dan Robusta kembali pada selera pribadi. Jika Kamu  mengejar kompleksitas aroma, Arabika adalah jawabannya.

Namun, jika Kamu  membutuhkan kopi yang “mantap” dan creamy untuk menemani aktivitas padat, perpaduan blend seperti yang ditawarkan Kopi Nako bisa menjadi pilihan utama.

Dengan memahami perbedaan ini, Kamu  tidak lagi sekadar meminum kopi, tetapi juga menikmati setiap karakter unik yang tersimpan di dalam bijinya. Jadi, Kamu tim Arabika, Robusta, atau tim blend? (NR)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *