Italia — Pekan perdana Serie A musim 2025/2026 resmi dimulai, dan langsung menyuguhkan drama yang bervariasi.
Juventus dan tim promosi Como sama-sama berhasil mengamankan kemenangan 2-0 di laga perdana mereka, sementara Fiorentina harus rela kemenangan yang sudah di depan mata lenyap begitu saja di menit-menit akhir.
Juventus menaklukkan Parma dengan skor 2-0, dan Como pun menumbangkan Lazio dengan skor yang sama, 2-0.
Sementara itu, Fiorentina harus puas membagi poin mereka dengan Cagliari setelah pertemuan mereka berakhir dengan skor seri 1-1.
Yildiz Gemilang, Juventus Taklukkan Parma
Di pertandingan pertama mereka, Juventus berhasil mengalahkan Parma dengan skor 2-0. Meski di babak pertama kedua tim bermain imbang tanpa gol, I Bianconeri berhasil meningkatkan tempo serangan di babak kedua.
Pemain muda Kenan Yildiz menjadi motor serangan Juventus. Pada menit ke-59, ia melepaskan umpan matang kepada Jonathan David, yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang Parma untuk memecah kebuntuan 1-0 bagi Juve.
Juventus, yang tanpa belas kasihan terus menekan Parma, harus bermain dengan 10 pemain setelah Andrea Cambiaso dihukum dengan kartu merah pada menit 83′ usai menghantam wajah Mathias Lovik dengan tangannya.
Meskipun Andrea Cambiaso diusir keluar lapangan, Juventus justru tampil lebih agresif. Hanya satu menit setelah kartu merah, Yildiz kembali beraksi.
Ia memimpin serangan balik dan memberikan umpan kepada Dusan Vlahovic, yang dengan mudah menggandakan keunggulan timnya 2-0.
I Bianconeri pun mengakhiri laga perdana Serie A mereka dengan kemenangan meyakinan dan tiga poin berharga, dan menjadi modal bagi Juventus yang akan berhadapan dengan Genoa pada pekan mendatang.
Como Bikin Kejutan, Lazio Tumbang

Awal musim Serie A terasa sangat manis bagi tim promosi Como. Di pertandingan perdana mereka, mereka berhasil menumbangkan Lazio dengan skor meyakinkan 2-0.
Pahlawan kemenangan Como tak lain adalah Nico Paz. Pada menit ke-47, ia berhasil menggiring bola melewati pemain Lazio dan memberikan umpan brilian kepada Tasos Douvikas untuk memecah kebuntuan.
Tak puas dengan hanya menjadi pemberi assist, Paz mencetak gol indah melalui tendangan bebas melengkung pada menit ke-73, mengunci kemenangan timnya 2-0.
Pelatih Como, Cesc Fàbregas tentunya sangat puas melihat penampilan dominan anak asuhnya yang berhasil melepaskan 19 tembakan, dan menguasai bola sebanyak 64%.
Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang besar, sebelum mereka menghadapi Bologna di laga selanjutnya.
Fiorentina Kehilangan Kemenangan

Sementara itu, Fiorentina harus merasakan pahitnya kemenangan yang lenyap. Bermain di kandang Cagliari, mereka harus puas dengan hasil imbang 1-1.
Pertandingan berlangsung ketat, dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang di babak pertama. Namun Fiorentina memiliki kesulitan untuk menemukan tempo permainan mereka dibawah tekanan pihak tuan rumah.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-68, ketika Rolando Mandragora berhasil menyundul umpan silang dari Albert Gudmundsson, untuk memberikan keunggulan bagi Fiorentina 1-0.
Fiorentina pun berupaya keras untuk mempertahankan keunggulan mereka hingga akhir pertandingan. Kemampuan Kiper David De Gea pun terus diuji oleh serangan Cagliari.
Keunggulan tersebut akhirnya tidak bertahan. Di masa tambahan waktu, tepatnya menit 90+4′, Sebastiano Luperto berhasil menyundul tendangan bebas Gianluca Gaetano ke gawang David De Gea, untuk menyelamatkan Cagliari dari kekalahan dan membuat Fiorentina harus puas membawa pulang satu poin. (VT)
Baca juga :





