Balik Arah,Trump Hapus Tarif Pangan Akibat Melonjaknya Harga

Kopi dan Daging Sapi Jadi Target Utama, Termasuk Buah Tropis & Sayuran Serta Rempah

Washington, AS – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump  secara mengejutkan membatalkan tarif impor untuk lebih dari 100  produk makanan, termasuk bahan pokok seperti Kopi, Daging Sapi, Pisang, dan Jeruk.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya keresahan konsumen Amerika, atas tingginya biaya kebutuhan sehari-hari atau groceries.

Berdasarkan laporan BBC News, White House baru-baru ini merilis daftar yang mencakup lebih dari 100 produk yang tidak lagi dikenakan bea masuk atau tarif impor.

Kebijakan ini diperkirakan dapat meringankan biaya konsumen, untuk berbagai kebutuhan sehari-hari dan komoditas premium.

Produk-produk yang dihapus dari daftar pungutan ini sangat beragam, meliputi bahan makanan pokok hingga rempah-rempah eksotis

Foto : Dok. Xcom

Daftar Produk Bebas Tarif Impor.

  • Minuman dan Bahan Baku Utama: Kopi, Kakao, Teh Hitam, Teh Hijau, serta Biji Vanila.

  • Produk Daging: Beragam produk daging Sapi, termasuk potongan kualitas tinggi (high-quality cuts), potongan bertulang maupun tanpa tulang (bone-in and boneless cuts), kornet Sapi (corned beef), beberapa item beku, serta daging yang diawetkan (diasinkan, direndam air garam, dikeringkan, atau diasap).

  • Buah-buahan Tropis dan Sayuran: Acai, Alpukat, Pisang, Kelapa, Jambu Biji (guavas), Jeruk Nipis, Jeruk, Mangga, Nanas, berbagai jenis Cabai (peppers), dan Tomat.

  • Rempah-rempah Penting: Seluruh rempah kini bebas bea masuk, di antaranya adalah allspice, Daun Salam, Kapulaga (cardamom), Kayu Manis, Cengkeh, Ketumbar, Jintan (cumin seeds), bubuk Kari, Adas (dill fennel seeds), Jahe, Bunga Pala (mace), Pala (nutmeg), Oregano, Paprika, Saffron, dan Kunyit (turmeric).

  • Kacang-kacangan, Biji-bijian, dan Akar-akaran: Beberapa komoditas seperti Jelai (barley), Kacang Brazil, Caper, Mete, Chestnut, Macadamia, Miso, Umbut Kelapa (palm hearts), Biji Pinus, Biji Poppy, Tapioka, Talas (taro), dan Water Chestnuts.

Dalam perjalanan di atas Air Force One, Trump akhirnya mengakui bahwa tarifnya “mungkin dalam beberapa kasus” menaikkan harga. Namun, ia bersikukuh bahwa secara keseluruhan, AS “praktis tidak mengalami inflasi.”

Tekanan Politik & Inflasi Pangan

Keputusan Bebas Tarif Import  ini muncul setelah Partai Demokrat memenangkan serangkaian pemilihan negara bagian dan lokal, termasuk di Virginia, New Jersey, dan New York City, di mana isu terjangkaunya harga, khususnya harga makanan, menjadi topik utama bagi pemilih.

Foto : Dok. WTO Center

Berdasarkan data Indeks Harga Konsumen (IHK) terbaru menunjukkan bahwa harga daging Sapi giling pada September hampir 13% lebih mahal, dan harga steak naik hampir 17% dibandingkan tahun lalu.

kenaikan terbesar dalam lebih dari tiga tahun. Meskipun AS adalah produsen daging sapi utama, kekurangan pasokan ternak yang persisten ikut menjaga harga tetap tinggi.

Secara keseluruhan, biaya makanan yang dikonsumsi di rumah naik 2,7% pada September 2025.

Menanggapi banyaknya kritik, Trump belakangan ini fokus pada masalah keterjangkauan harga, sambil bersikeras bahwa kenaikan biaya dipicu oleh kebijakan pendahulunya, bukan kebijakan tarifnya sendiri.

Dividen Tarif dan Kesepakatan Dagang

Dilansir dari Reuters, di samping pemangkasan tarif, Trump juga mengumumkan bahwa ia akan melanjutkan pembayaran $2.000 kepada warga Amerika berpenghasilan rendah dan menengah, yang akan didanai dari pendapatan tarif tahun depan.

“Tarif memungkinkan kami untuk memberikan dividen jika kami ingin melakukannya. Sekarang kami akan memberikan dividen dan kami juga mengurangi utang,” ungkap Trump.

Pengecualian tarif ini diberikan untuk item makanan tertentu yang diputuskan tidak ditanam atau diproses di Amerika Serikat. Selain itu,

Pemerintahan Trump pada Kamis (12/11/2025)  mengumumkan kerangka kesepakatan dagang yang, setelah difinalisasi, akan menghilangkan tarif atas makanan dan impor tertentu dari Argentina, Ekuador, Guatemala, dan El Salvador.

Media di Washington bertanya  apakah perubahan lebih lanjut direncanakan, Trump menjawab singkat: “Saya rasa itu tidak akan diperlukan. Harga kopi sedikit tinggi, sekarang akan berada di sisi rendah dalam waktu yang sangat singkat.” (YA)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *