Milan, Italia – Pada pekan pertandingan ke-15 Serie A, AC Milan didatangi oleh Sassuolo, dalam sebuah laga krusial yang menentukan jalan lomba perebutan takhta klasemen.
Milan, yang saat ini bertarung sengit di bagian empat besar klasemen, membidik hasil positif untuk menjaga dirinya di puncak klasemen.
Sayangnya, I Rossoneri harus rela berbagi satu poin dengan Sassuolo, usai ditahan imbang 2-2 oleh tim tamu.
Hanya beberapa detik setelah kick off, Milan sudah mengancam para pendatang. Meskipun pada akhirnya masih melebar dari target, peluang Alexis Saelemaekers membuka gerbang serangan Milan.
Christian Pulisic dan Christopher Nkunku juga ikut menerjang gawang Sassuolo, akan tetapi, upaya mereka juga gagal menemukan jaring gawang.
Tanpa terduga, kebuntuan skor justru dipecahkan oleh Sassuolo, yang langsung mengukir sebuah gol dengan peluang pertama mereka.
- Dibantu oleh Andrea Pinamonti, Ismael Kone menerobos barisan pertahanan Milan dan dengan tumit kakinya, memandu bola melewati Mike Maignan. (13’)

Milan langsung tancap gas demi mengejar ketertinggalannya. Akan tetapi, I Rossoneri jarang menciptakan masalah bagi Arijanet Muric, yang tampil tajam di antara tiang gawang Sassuolo.
Namun, Adrien Rabiot memiliki kesempatan emas yang hampir berakhir menjadi sebuah gol, yang sayangnya masih bisa diselamatkan secara brilian oleh Muric.
I Neroverdi bernafas lega, namun kewaspadaan mereka kini juga meningkat. Kekhawatiran Sassuolo terwujud tidak lama kemudian, ketika I Rossoneri berhasil menyamakan kedudukan skor.
- Umpan silang Ruben Loftus-Cheek melintas di hadapan kerumunan pemain, dan disambar oleh tendangan Davide Bartesaghi di posisi tiang jauh. (34’)
Baik Milan maupun Sassuolo tidak memiliki banyak peluang besar hingga penutup babak pertama. Akan tetapi, saat ini sudah terlihat sangat jelas bahwa kontes ini akan terus berjalan dengan ketat.
Tidak lama setelah babak kedua dimulai, Milan tidak membuang waktu untuk merebut keunggulan skor dari I Neroverdi.
- Bartesaghi mengukir gol keduanya dalam pertemuan ini, usai menuntaskan umpan Nkunku dengan sebuah penyelesaian manis dari sisi kiri kotak penalti. (47’)
Pertarungan antara kedua kubu tersebut terus berjalan dengan atmosfer menegangkan.
Kristian Thorstvedt menciptakan salah satu kesempatan terbaik bagi Sassuolo, namun upayanya masih bisa ditangani oleh Maignan dari jarak dekat.

Disisi lain, Milan gigit jari usai menyaksikan dua golnya yang dinyatakan tidak sah. Pulisic dan Rabiot masing-masing menemukan jaring gawang I Neroverdi.
Namun, gol Pulisic dianulir setelah sang wasit menemukan pelanggaran dalam proses gol tersebut, sementara Rabiot dianggap berada di posisi offside.
Kedua insiden tersebut langsung menggigit Milan, yang untuk kedua kalinya menyaksikan Sassuolo merobek gawang mereka.
- Pinamonti kembali berperan dalam gol kedua I Neroverdi. Kali ini, ia membantu Armand Lauriente, yang menuntaskan sebuah permainan tim cantik Sassuolo dengan tembakan jitu dari bagian kiri kotak penalti. (77′)
Masa penghujung pertandingan diwarnai oleh atmosfer tegang. Lauriente hampir mencetak gol kemenangan Sassuolo dalam dua kesempatan manis, akan tetapi serangan Lauriente tidak mampu mencapai targetnya.
Sementara itu, Milan memiliki kesulitan untuk meruntuhkan tembok pertahanan I Neroverdi. Pada akhirnya, baik Milan maupun Sassuolo gagal menciptakan gol krusial sebelum peluit terakhir.
Pertemuan ini merupakan langkah krusial dalam upaya Milan untuk mempertahankan tempatnya di puncak klasemen Serie A.
Namun, akibat hasil tersebut, Takhta I Rossoneri pada akhirnya direbut oleh rival abadi mereka, Inter Milan.
Hasil akhir pertemuan ini tentunya direnungkan oleh pelatih Milan, Massimiliano Allegri. Dalam wawancaranya dengan DAZN, Allegri menganggap bahwa meskipun tim asuhannya bermain dengan baik, Sassuolo pun juga cukup berbahaya dalam laga ini.
“Saya rasa kami bermain bagus, kami menyerang dengan baik, dan Sassuolo selalu berbahaya karena mereka memiliki kualitas dalam serangan, jadi jika Anda tidak segera merebut bola kembali, Anda terpaksa bertahan selama 90 menit,”
Allegri menambahkan: “Kami tahu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan jelas, kami harus mulai kebobolan lebih sedikit gol. Saya sama sekali tidak bisa menyalahkan para pemain hari ini.”
Dalam pertandingan berikutnya, Milan akan terbang menuju Arab Saudi untuk menjalani laga semifinal Supercoppa Italiana, dimana mereka berhadapan melawan juara bertahan Serie A, Napoli. (VT)





