Marseille, Prancis – Tidak lama setelah kekalahan mereka ditangan Atalanta dalam ajang Champions League, Marseille kembali menempatkan dirinya di jalur kemenangan pada Sabtu (08/11/25).
Menerima kedatangan Brest di panggung Ligue 1, Marseille, yang memiliki rekor kandang positif dalam musim ini, menunjukkan keperkasaan atmosfer Stade Velodrome dan membungkam tamu mereka dengan skor telak 3-0.
Marseille memulai pertemuan ini dengan penampilan cemerlang. Pierre-Emerick Aubameyang dan Mason Greenwood menunjukkan ketajaman mematikan di lini depan dan memberikan masalah dini kepada Brest.
Dengan tekanan tinggi tersebut, Les Phoceens tidak perlu menunggu lama untuk membuka papan skor.
- Pada menit 25, Angel Gomes berhasil menjebol gawang Brest setelah tendangan bebasnya gagal ditangani dengan sempurna oleh kiper Radoslaw Majecki.
Velodrome langsung terguncang akibat selebrasi meriah para pendukung Marseille, namun tentunya sang tuan rumah masih belum berhenti sampai disitu.
- Di menit 31, Igor Paixao, yang menerjang kotak penalti Brest, dijatuhkan oleh Kenny Lala. Lantas, Les Phoceens memiliki kesempatan emas untuk menggandakan keunggulan dari titik putih.
- Mason Greenwood, yang dipercayakan untuk melaksanakan penalti tersebut, tidak menyia-yiakan peluangnya dan sukses menaklukkan Majecki.
Usai memasuki jeda turun minum dengan kedudukan 2-0 bagi Marseille, kedua kubu memulai babak kedua dengan tempo yang lebih sunyi.
Peluang serangan dari kedua tim mulai berkurang, dan Brest, yang masih bertekad untuk mengejar ketertinggalannya, sempat menaikkan tekanan mereka terhadap sang tuan rumah.
Akan tetapi, Marseille sudah siap menghadapi perlawanan tersebut. Les Phoceens tidak memiliki masalah dalam mempertahankan keunggulannya, dan pada akhirnya di penghujung pertandingan, Marseille mengunci kemenangan mereka.
- Pesta Marseille ditutup pada menit 82. Dari sisi kanan lapangan, Matt O’Riley melepaskan sebuah umpan akurat yang dituntaskan dengan sempurna oleh Pierre-Emerick Aubameyang.
Velodrome langsung dipenuhi oleh teriakan selebrasi suporter Les Phoceens ketika peluit akhir pertandingan ditiup. Dengan kemenangan ini, Marseille untuk sementara menarik dirinya menuju puncak klasemen Ligue 1.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, pelatih Marseille, Roberto de Zerbi, membagi analisis taktiknya dalam pertandingan ini.
“Kami menguasai bola dengan baik, kami punya banyak peluang untuk mencetak gol, dan kami tidak membuang banyak peluang. Kami mengubah pendekatan taktis kami ketika mereka melakukan pergantian pemain” De Zerbi menjelaskan kepada pihak media, dikutip dari situs resmi Marseille.
“Jika anda memahami Marseille dan Orange Vélodrome, anda bisa beradaptasi.”
Laga berikutnya bagi Marseille adalah pertandingan tandang menghadapi Nice. Demikian menjaga harapannya di papan atas klasemen, Marseille tentu wajib meraih tiga poin dalam pertemuan ini. (VT)





