Cek Kotak Obat Kita! 3 Juta Botol Obat Tetes Mata Ditarik Massal Dari Pasaran

FDA Rilis Peringatan Kelas II: Jutaan Obat Tetes Mata Populer Ternyata Tidak Steril

Washington, AS – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan penarikan sukarela terhadap lebih dari 3,1 juta botol obat tetes mata, yang dijual di berbagai jaringan toko besar seperti CVS, Kroger, Walgreens, dan Meijer di seluruh wilayah AS.

Langkah ini diambil menyusul adanya laporan mengenai “kurangnya jaminan sterilitas” pada produk-produk tersebut, yang berpotensi membahayakan kesehatan mata konsumen.

Dilansir dari ABC News, FDA telah mengklasifikasikan insiden ini sebagai penarikan Kelas II, yang berarti penggunaan produk terkait dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan yang merugikan, namun bersifat sementara atau secara medis masih dapat disembuhkan.

Hingga saat ini, pihak produsen dan toko ritel tengah bekerja sama untuk memastikan produk yang terkontaminasi segera ditarik dari rak penjualan guna melindungi keamanan publik.

Daftar Produk & Merek Terdampak

Obat tetes mata yang ditarik diproduksi KC Pharmaceuticals Inc., sebuah produsen label pribadi (private label).

Produk-produk tersebut dipasarkan di bawah berbagai nama merek ternama, yang sangat umum ditemukan oleh konsumen.

Berdasarkan laporan ABC News, beberapa merek dan rincian produk yang terkena dampak penarikan meliputi:

  • Merek Terkena Dampak: CVS, Walgreens, Kroger, Meijer, Best Choice, HEB, Gericare, dan Discount Drug Mart.
  • Varian Produk: Termasuk Sterile Eye Drops AC, Advanced Relief, Dry Eye Relief, Ultra Lubricating, hingga Artificial Tears Sterile Lubricant.
  • Total Unit: Mencakup 3.111.072 botol dengan ukuran rata-rata 15 mililiter (0,5 ons).

Penarikan ini sebenarnya telah dimulai sejak awal Maret, namun eskalasi status menjadi Kelas II oleh FDA pada 31 Maret memberikan peringatan lebih serius mengenai potensi kontaminasi mikroba yang mungkin terjadi pada produk-produk tersebut.

Jaringan apotek CVS telah bertindak proaktif dengan membagikan pengumuman penarikan di situs resmi mereka.

Pihak CVS menyebutkan bahwa langkah ini mencakup varian seperti Lubricant Eye Drops Redness Reliever dan Dry Eye, yang diduga memiliki risiko kontaminasi mikroba.

Seorang juru bicara CVS menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen penuh pada keselamatan pelanggan. Mereka mengonfirmasi telah menghentikan penjualan produk-produk terkait dan bekerja sama dengan produsen.

“Kami berkomitmen untuk memastikan produk yang kami tawarkan aman, berfungsi sebagaimana mestinya, mematuhi peraturan, dan memuaskan kebutuhan pelanggan,” ujar juru bicara tersebut dikutip dari ABC News.

Bagi konsumen yang telanjur membeli produk tersebut, CVS menawarkan pengembalian uang (refund) secara penuh jika produk dikembalikan ke gerai farmasi mereka.

Konsumen dapat mengakses daftar lengkap nomor lot, kode UPC, dan tanggal kedaluwarsa produk yang ditarik melalui situs resmi FDA.

Meskipun probabilitas efek kesehatan serius dianggap kecil, tindakan pencegahan sejak dini sangat dianjurkan oleh para ahli medis. (AW)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *