Celta Vigo Dibuat Tak Berdaya, Freiburg Ukir Sejarah, Satu Kaki Resmi di Semifinal!

Europa League: Langkah Mantap Freiburg, Hajar Celta Vigo 3-0 di Leg Pertama

Freiburg, Jerman SC Freiburg berhasil mengukir sejarah manis dalam penampilan perdana mereka di perempat final kompetisi Eropa.

Bermain di Europa-Park Stadion pada Jumat (10/04/26) dinihari, skuat asuhan Julian Schuster tampil perkasa dengan membungkam wakil Spanyol, Celta Vigo, lewat skor telak 3-0.

Tiga gol kemenangan tuan rumah masing-masing dilesakkan oleh Vincenzo Grifo, Niklas Beste, dan Matthias Ginter, yang sekaligus menempatkan satu kaki Breisgau-Brasilianer di babak semifinal UEFA Europa League.

Atmosfer Bersejarah di Europa-Park Stadion

Kepercayaan diri Freiburg tampak tidak goyah, meskipun baru saja menelan kekalahan tipis dari Bayern Munchen di kompetisi domestik.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, tuan rumah langsung menerapkan tekanan tinggi yang membuat Celta Vigo kesulitan mengembangkan permainan.

  • Gol Pembuka Cepat: Menit ke-10, Vincenzo Grifo melepaskan tendangan melengkung indah ke pojok gawang setelah menerima umpan matang Johan Manzambi.
  • Visi Niklas Beste: Pada menit ke-32, Jan-Niklas Beste menggandakan keunggulan timnya setelah memanfaatkan umpan tarik akurat dari Igor Matanovic.
  • Sundulan Mematikan: Matthias Ginter menyempurnakan laga bersejarah Freiburg dengan gol sundulan di menit ke-78 memanfaatkan situasi sepak pojok.
  • Pertahanan Solid: Lini belakang Freiburg tampil sangat rapi, membuat Celta Vigo tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran selama 30 menit awal.

Kemenangan ini bukan sekadar soal statistik di atas lapangan, melainkan juga perayaan emosional bagi 32.600 penonton yang memadati stadion.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, yel-yel suporter sudah membahana, menciptakan atmosfer yang mengintimidasi tim tamu.

Koreografi megah di tribun selatan seolah menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain, untuk tampil tanpa celah sepanjang 90 menit.

Pelatih Freiburg, Julian Schuster memuji ketenangan anak asuhnya dalam menghadapi tekanan tim La Liga.

“Para pemain bertahan dengan brilian dan menyerang dengan kombinasi yang sangat efektif. Ini adalah performa yang sangat memudahkan kami untuk menatap babak selanjutnya,” ungkap Schuster dalam konferensi pers usai laga dikutip dari SCF.

Meskipun unggul tiga gol tanpa balas, Freiburg tidak boleh jemawa. Celta Vigo dikenal sebagai tim yang cukup tangguh saat bermain di kandang sendiri.

Schuster menegaskan bahwa intensitas yang sama harus tetap dijaga, agar keunggulan agregat ini tidak sia-sia. Laga leg kedua dijadwalkan akan berlangsung di Estadio Balaidos pekan mendatang.

Freiburg hanya membutuhkan hasil imbang atau kalah dengan selisih maksimal dua gol, untuk memastikan diri melaju ke babak semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *