Drama 2-2 Menang Penalti 5-4, Lens Rampas Tiket Semifinal Dari Tangan Lyon!

Coupe de France: Tendangan Panenka & Tepis Niakhate, RC Lens Singkirkan Lyon Dengan Skor Tipis

Lyon, Prancis – Sebuah Drama kolosal perempat final Coupe de France, berlangsung di Stadion Groupama Jumat (06/03/26) dinihari.

RC Lens sukses memesan satu tempat di semifinal setelah menundukkan tuan rumah Olympique Lyonnais lewat adu penalti yang mendebarkan (4-5), usai bermain imbang 2-2 di waktu normal.

Sempat unggul dua gol, lalu “nyaris mati” karena gol penyama kedudukan di menit ke-94, mentalitas Sang et Or teruji saat kiper Robin Risser menepis penalti krusial, dan Florian Thauvin menutup laga dengan eksekusi dingin.

Dominasi Babak Pertama 

Lens tampil dengan identitas yang sangat jelas sejak awal laga. Mereka tidak gentar bermain di kandang tim peringkat ke-3 Ligue 1 tersebut.

  • Kerja sama antara Saud Abdulhamid yang rajin membantu serangan, dan kecerdikan Adrien Thomasson membuat lini tengah Lyon kelimpungan.
  • Alhasil, Florian Thauvin membuka skor di menit ke-23 memanfaatkan bola rebound hasil tendangan jarak jauh Saud Abdulhamid, dan membuat Lens semakin bersemangat menyerang.
  • Gol Abdallah Sima di penghujung babak pertama, sempat membuat banyak orang yakin Lens akan melenggang mudah.

Kecepatan dan kekuatan Sima benar-benar menjadi mimpi buruk bagi barisan pertahanan Lyon yang dikawal Remy Descamps.

Penentuan Yang Menegangkan

Memasuki babak kedua, Lyon yang tidak ingin dipermalukan di depan pendukung sendiri tampil habis-habisan. Masuknya pemain-pemain baru mengubah dinamika pertandingan.

  • Roman Yaremchuk memperkecil defisit gol menjadi 1-2, setelah memanfaatkan assist dari Remi Himbert di menit ke-67.
  • Puncaknya terjadi di menit ke-94, sebuah kesalahan komunikasi di lini belakang Lens dimanfaatkan dengan sempurna oleh Remi Himbert untuk menyamakan skor 2-2.

Namun, di sinilah letak keunikan laga ini. Alih-alih runtuh secara mental setelah kebobolan di menit akhir, Lens justru tampil sangat tenang di babak adu penalti.

Salah satu momen paling berkesan adalah ketika pemain muda Rayan Fofana dengan berani mengeksekusi penalti Panenka, sebuah tanda bahwa kepercayaan diri tim asuhan Pierre Sage sedang berada di titik tertinggi.

Seluruh algojo berhasil mengeksekusi tendangan 12 pas, hanya Moussa Niakhate yang gagal dan membuat Lyon harus rela terdepak dari Coupe de France dengan skor akhir 5-4.

Kemenangan ini membawa Lens selangkah lebih dekat dengan trofi juara. Sebelum bertarung di semifinal, mereka akan kembali fokus ke liga domestik untuk menjamu Metz akhir pekan ini.

Sementara bagi Lyon, kegagalan ini menjadi pukulan telak mengingat mereka adalah salah satu favorit juara di ajang ini. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *