Dua Kisah Berbeda di Inggris: Drama Menit Akhir Liverpool & Dominasi Manchester City!

Liga Inggris: Liverpool Tumbangkan Burnley 1-0 Berkat Gol Penalti Salah, Manchester City Gilas Manchester United 3-0

Burnley, InggrisLiga Inggris kembali menyajikan drama dan tensi tinggi pada Minggu malam (14/09/25), dengan dua pertandingan yang melibatkan tiga raksasa.

Di satu sisi, Liverpool merayakan kemenangan dramatis di menit akhir untuk mempertahankan rekor sempurna mereka.

Juara bertahan, Liverpool, ditantang oleh salah satu klub promosi, Burnley. Kunjungan The Reds menuju stadium Turf Moor berjalan dengan cukup sengit, dan sang juara bertahan membawa pulang kemenangan tipis 1-0 .

Di sisi lain, Manchester City menegaskan dominasi mereka dengan kemenangan telak atas rival sekota, Manchester United, di Etihad Stadium. Dalam Derby Manchester tersebut, The Citizen berjaya atas rival mereka dengan hasil telak 3-0.

Kemenangan Penuh Drama di Turf Moor

Di Turf Moor, Liverpool datang sebagai tim yang diunggulkan, namun perlawanan gigih dari tim promosi Burnley membuat mereka frustrasi.

Pasukan Arne Slot, meskipun menguasai jalannya pertandingan, kesulitan menembus pertahanan solid tuan rumah. Hingga menit-menit akhir, skor masih 0-0, membuat para pendukung The Reds menahan napas.

Petaka menghampiri Burnley yang sejak awal berupaya keras untuk menahan tekanan tinggi Liverpool, ketika Lesley Ugochukwu dihukum dengan kartu kuning keduanya pada menit 84’ usai menjatuhkan Florian Wirtz.

Sementara keberuntungan berpihak kepada sang juara bertahan. Sebuah insiden handball di kotak terlarang  Burnley pada menit ke-95, memberikan hadiah penalti.

Mohamed Salah, sang bintang andalan, mengambil tanggung jawab tersebut dengan tenang dan sukses mengkonversinya menjadi gol kemenangan.

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa. Ini menjadi sejarah baru bagi Liverpool dan Liga Inggris:

  • Empat Kemenangan Beruntun di Menit Akhir: Liverpool menjadi tim pertama dalam sejarah Premier League yang memenangkan empat pertandingan berturut-turut dengan gol penentu yang dicetak pada menit ke-85 atau lebih.
  • Rekor Sempurna: Kemenangan ini juga menjaga rekor sempurna The Reds, dengan empat kemenangan dari empat pertandingan.
  • Pencapaian Pribadi Salah: Gol tunggal tersebut membuat Mohamed Salah kini menempati posisi ke empat dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Premier League, melampaui legenda Andy Cole dengan total 188 gol, dibawah Alan Shearer (260 gol), Harry Kane (213 gol), dan Wayne Rooney (208 gol).
Mohamed Salah – Foto: Dok. Liverpool

“Kami berusaha sebaik mungkin untuk memainkan bola, tetapi sulit untuk menang. Saya senang akhirnya kami berhasil memenangkan pertandingan. Kami tidak menyerah. Kami hanya berusaha mendorong diri kami dan tim kami hingga batas maksimal,” ujar Mohamed Salah usai pertandingan dikutip dari Sky Sports.

Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, melainkan juga tentang menjaga momentum dan mentalitas juara. Liverpool menunjukkan bahwa mereka memiliki “DNA” pemenang yang tidak pernah menyerah hingga peluit akhir.

Derby Dengan Kemenangan Telak

Sementara itu, di Etihad Stadium, Manchester City kembali menunjukkan taringnya dalam Derby Manchester.

Pasukan Pep Guardiola tampil dominan sejak menit awal, dan berhasil mempermalukan Manchester United dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini menunjukkan perbedaan kualitas yang mencolok antara kedua tim.

City tampil dengan permainan menyerang yang cair, dipimpin oleh Jeremy Doku yang menjadi motor serangan dan Erling Haaland yang tak pernah berhenti mencetak gol.

Manchester City vs Manchester United – Foto: Dok. Manchester City
  • Pembuka Keunggulan: City memecah kebuntuan pada menit ke-18. Setelah aksi brilian Jeremy Doku mengecoh pertahanan United, umpan silangnya berhasil disundul dengan akurat oleh Phil Foden.
  • Dua Gol Haaland: Erling Haaland, yang sebelumnya mencetak lima gol untuk Norwegia, meneruskan performa impresifnya. Ia mencetak dua gol, masing-masing di menit ke-53 dan 68, yang membuktikan insting predatornya.

“Kami selalu ingin memenangkan derby, tetapi kami bisa merasakannya lebih lagi hari ini dan saya sangat lega dan senang kita berhasil melakukan ini secara bersama-sama,” ucap Haaland, dikutip dari Situs Resmi Manchester City.

Bagi Manchester United, kekalahan ini menambah panjang daftar penderitaan mereka. Di bawah asuhan pelatih Ruben Amorim, rekor The Red Devils di Liga Inggris jauh dari kata memuaskan.

Sejak mengambil alih pada November 2024, Amorim hanya mampu meraih delapan kemenangan dari 31 pertandingan.

“Ini bukan rekor yang seharusnya dimiliki di Manchester United,” kata Amorim dengan nada frustrasi.

Di sisi lain, Manchester City menegaskan bahwa mereka adalah penguasa sejati di kota Manchester, dan mungkin, di seluruh Inggris.

Kedua pertandingan ini menjadi pemanasan sempurna bagi Liverpool dan Manchester City, yang akan segera memulai petualangan mereka di Liga Champions.

Dimana Liverpool akan menghadapi ujian berat melawan Atletico Madrid dalam laga perdana mereka, sedangkan Manchester City siap menjamu Napoli di hadapan publik Etihad.

Sementara itu, Manchester United harus segera bangkit dari kekalahan ini karena mereka akan menjamu juara dunia, Chelsea, dalam pertandingan berikutnya di Liga Inggris. (VT)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *