New York, AS – CEO SpaceX, Elon Musk, mengumumkan langkah tanggap darurat dengan menyediakan layanan internet satelit Starlink secara gratis, bagi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Indonesia.
Inisiatif ini difokuskan pada wilayah yang mengalami kerusakan infrastruktur telekomunikasi terparah, mencakup Sumatra Utara, Aceh, hingga Sumatra Barat.
Langkah ini diambil menyusul terputusnya jaringan komunikasi konvensional, akibat bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut.
Melalui platform media sosial X (sebelumnya Twitter), Musk menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan standar kemanusiaan yang dipegang oleh perusahaan kedirgantaraannya sejak lama.
“Kebijakan standar SpaceX adalah menggratiskan Starlink setiap kali terjadi bencana alam di suatu tempat di dunia. Tidaklah benar mengambil untung dari musibah,” ungkap Elon Musk dalam unggahannya di X.
Mekanisme Layanan Starlink
Starlink menyatakan telah berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia, untuk mempercepat pemulihan konektivitas.

Fokus utama saat ini adalah merelokasi terminal satelit ke titik-titik kritis di Sumatra, yang masih terisolasi secara digital.
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, pembebasan biaya layanan ini berlaku efektif segera hingga akhir Desember 2025.
Kebijakan ini mencakup pelanggan lama maupun pengguna baru yang berada di zona bencana.
Bagi pelanggan aktif yang berada di wilayah terdampak, Starlink memastikan proses yang otomatis dan tanpa hambatan.
“Bagi pelanggan aktif yang sudah ada, tidak perlu tindakan apa pun. Kami secara proaktif akan memberikan kredit layanan gratis ke akun Anda,” demikian bunyi pernyataan resmi Starlink.
Sementara itu, bagi pelanggan yang akunnya sedang dalam status penangguhan (suspend) atau jeda, perusahaan akan memberikan kredit layanan agar koneksi dapat diaktifkan kembali selama masa darurat ini.
Prosedur Pengguna Baru
Guna memperluas jangkauan bantuan, Starlink juga membuka akses bagi instalasi baru di lokasi bencana.
Pengguna baru yang telah memiliki perangkat dan mengaktifkan layanan, diminta untuk mengajukan tiket bantuan melalui aplikasi atau situs resmi dengan subjek khusus.
“Silakan buat tiket dukungan dengan mencantumkan ‘Dukungan Banjir Indonesia’. Anda dapat memantau kredit layanan melalui tab penagihan di akun Anda,” tulis manajemen Starlink di platfom X
Langkah ini dinilai penting mengingat internet menjadi sarana vital untuk koordinasi evakuasi, penyaluran logistik, serta komunikasi antara korban dengan keluarga di luar wilayah bencana.(YA)





