Inter Milan Sembuhkan Luka UCL, Napoli Berjaya Di Nafas Terakhir!

Serie A: Genoa Menjadi Korban Terbaru Nerazzurri, Lukaku Selamatkan Nyawa Napoli

Milan, Italia – Garis finis Serie A mungkin masih jauh, akan tetapi, gelar Scudetto sepertinya mulai merapat menuju genggaman Inter Milan.

Beberapa hari setelah disingkirkan dari ajang Champions League oleh Bodo/Glimt di kandangnya sendiri, pasukan Nerazzurri dikunjungi oleh Genoa pada Minggu (01/03//26).

Inter, yang tentunya tidak ingin mengulang nasib buruknya di panggung Eropa, memberikan sambutan tegas kepada tim tamu. Dengan motivasi tersebut, sang pemimpin klasemen tidak memiliki masalah mengamankan hasil akhir 2-0.

Tanpa basa-basi, Inter langsung membuka pertandingan ini dengan tempo tinggi. Penguasaan bola sebagian besar dikendalikan oleh sang tuan rumah. Namun, akibat kerja keras Justin Bijlow di antara tiang gawang Genoa, Nerazzurri baru memecahkan kebuntuan skor pada setengah jam waktu pertandingan.

Inter Milan vs Genoa – Foto: Dok. Lega Serie A
  • Bijlow akhirnya ditaklukkan oleh Federico Dimarco, yang menuntaskan umpan lambung Henrikh Mkhitaryan dengan sebuah penyelesaian jitu dari sudut sempit. (31’)

Genoa tentunya tidak duduk diam dan masih berupaya menyamakan kedudukan. Tetapi, sepanjang jalan pertandingan, sang tamu jarang menciptakan masalah bagi Yann Sommer, yang berdiri nyaman di posnya di depan gawang Nerazzurri.

Ritme permainan melambat usai jeda turun minum. Meskipun demikian, Inter masih memiliki kekuasaan di tengah lapangan dan meredupkan segala usaha Genoa untuk menyamakan kedudukan.

Menjelang penghujung laga, Genoa menciptakan blunder fatal yang meredupkan harapannya untuk mengejar ketertinggalan skor. Akibat handball Alex Amorim di daerah terlarang, Genoa terpaksa memberikan kesempatan tendangan penalti kepada Inter.

  • Inter mempercayakan tugas tersebut kepada Hakan Calhanoglu, yang dengan penuh kepercayaan diri sukses menggetarkan gawang tamu dari titik putih. (70’)

Pasukan Nerazzurri sendiri juga nyaris menciptakan kesalahan memalukan pada masa penutupan pertandingan. Sentuhan liar kaki Manuel Akanji hampir menempatkan bola di dalam gawangnya sendiri. Namun untungnya, Sommer berhasil menangani situasi tersebut dengan kepala dingin.

Pada akhirnya, gawang Inter tetap bersih tanpa kebobolan. Genoa pulang dengan kepala tertunduk dan kantong kosong, selagi skuad Nerazzurri menikmati kesuksesannya pada malam ini.

Hasil tersebut menjadi catatan terbaru dalam rekor luar biasa Inter di panggung domestik. Kini, Inter telah mengukir 14 kemenangan dalam 15 pertandingan terakhirnya di Serie A.

Momentum tersebut tercermin di papan klasemen. Untuk saat ini, Nerazzurri melayang tinggi di puncak klasemen dengan keunggulan 13 poin atas saingan terdekatnya, AC Milan.

Usai mempertahankan dominasinya di Serie A, Inter selanjutnya akan bertanding di babak semifinal Coppa Italia, dimana mereka telah ditunggu oleh Como.

Hellas Verona 1-2 Napoli

Hellas Verona vs Napoli – Foto: Dok. Lega Serie A

Sementara itu di Stadio Marcantonio Bentegodi, juara bertahan Italia, Napoli, juga mengantongi tiga poin usai menekuk Hellas Verona dengan skor tipis 2-1.

Namun, dimana Inter jarang menemui masalah dalam kontesnya dengan Genoa, pasukan Partenopei harus bekerja keras demi mengunci kemenangannya di markas Verona.

Napoli pada awalnya membuka laga dengan nada yang sangat positif. Hanya dua menit setelah kick off, sang tamu sudah menjebol gawang Verona.

  • 2’: Antonio Vergara meneruskan umpan silang Matteo Politano kepada Rasmus Hojlund, yang sukses merobek gawang tuan rumah dengan sebuah sundulan penuh presisi.

Sepanjang jalan pertandingan, Napoli memiliki beberapa peluang bagus yang hampir berbuah menjadi gol nomor dua. Akan tetapi, para pendatang menggigit jari ketika keunggulannya dibatalkan tidak lama setelah satu jam waktu pertandingan.

  • 65’: Ironisnya, Hojlund memberi ‘bantuan’ kecil yang berujung kepada gol Verona.
  • Tendangan Jean-Daniel Akpa Akpro berhasil menghantam jaring gawang Napoli usai memantul dari kaki pemain Denmark tersebut.

Gol Akpro menjadi dorongan besar bagi Verona, yang mulai dari sini giat mencari gol penentu kemenangan.

Sayangnya, takdir tidak berpihak dengan tim tuan rumah. Semua upaya Verona terbuang ketika Napoli mengembalikan keunggulannya pada detik-detik terakhir pertandingan.

  • 90+6’: Romelu Lukaku, yang dalam sebagian besar musim ini absen akibat cedera, menjadi pahlawan yang menyelamatkan nyawa Partenopei.
  • Dengan tembakan sederhana, Lukaku menyelipkan bola melewati kiper Lorenzo Montipo dan mencetak gol Serie A pertamanya sejak Mei tahun lalu.

Berkat kerja keras dan kesabaran tinggi, Napoli berhasil menghindari hasil mengecewakan dan memastikan bahwa perjalanannya menuju Verona tidak berakhir dengan sia-sia.

Kemenangan tersebut untuk sementara menempatkan sang juara bertahan di posisi ketiga, tepat di atas AS Roma yang pada esok hari akan berhadapan melawan Juventus.

Selagi menunggu hasil laga Roma vs Juventus, yang menentukan apabila mereka masih bisa bertahan di tiga besar klasemen, Napoli juga mempersiapkan diri untuk menjamu kedatangan Torino dalam pertandingan mendatang. (VT)

Hasil Lainnya Serie A

  • Parma 1-1 Cagliari
  • Como 3-1 Lecce

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *