Bodo, Norwegia – Dua wakil Italia masing-masing berjaya dalam malam pertandingan Champions League pada Rabu (26/11/25).
Di Aspmyra Stadion, Juventus mendapat sebuah perlawanan tegas dari tuan rumah, Bodo/Glimt. Dengan penuh kerja keras, I Bianconeri mampu mengamankan kemenangan dramatis dengan skor tipis 3-2.
Sementara itu, pertemuan Napoli dengan Qarabag di Naples, Italia berjalan dengan cukup berbeda. I Partenopei juga bersaing sengit, namun pada akhirnya tidak memiliki banyak masalah dalam mengamankan kemenangan 2-0 atas tamu mereka.
Bodo/Glimt 2-3 Juventus

Sejak periode awal pertandingan, kedua tim saling tampil berbahaya di bagian depan dan mampu menciptakan peluang penuh kualitas.
Juventus memiliki penguasaan bola yang lebih tinggi, tetapi Bodo/Glimt juga bermain dengan nada positif dalam babak pertama ini.
Seluruh stadion kemudian meletus dengan penuh kejutan ketika kebuntuan dipecahkan oleh Bodo/Glimt.
- Menit 27: Tendangan sudut Kasper Hogh melesat menuju tiang jauh dan disambar dengan sempurna oleh tembakan akurat Ole Didrik Blomberg.
Juventus masih mampu menjaga ketenangannya dan langsung berupaya untuk memberi balasan, akan tetapi I Bianconeri gagal menciptakan sebuah gol sebelum memasuki jeda istirahat.
Namun, Juventus, yang memasuki babak kedua dengan energi segar, tidak membuang waktu untuk merobek gawang Bodo/Glimt dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan.
- Menit 48: Kenan Yildiz memiliki kesempatan untuk membobol gawang tuan rumah, namun tembakannya dicegat oleh gelandang Sondre Brunstad Fet.
- Untungnya, bola muntah tersebut berakhir di antara kaki Lois Openda, yang langsung melepaskan tembakan melewati jangkauan sang kiper.
Tidak lama kemudian, Openda berhasil menggetarkan gawang Bodo/Glimt untuk kedua kalinya. Sayangnya, gol Openda dianulir setelah VAR menyatakan bahwa ia berada di posisi offside.
Insiden tersebut tidak mematahkan semangat Juventus, yang terus menekan tuan rumah dan tidak perlu menunggu lama untuk mencatat gol keduanya.
- Menit 59: Fabio Miretti menyajikan sebuah umpan silang yang dituntaskan dengan brilian oleh sundulan Weston McKennie.
Dengan tekanan dan intensitas yang tinggi, Juventus memutarbalikkan tempo permainan dan kini menguasai jalan pertandingan.
Juventus menekan tuan rumah dengan gempuran serangan yang cukup berbahaya, namun Bodo/Glimt masih memberikan perlawanan dan selalu menjaga kewaspadaan I Bianconeri.
Laga ketat ini ditutup dengan momen dramatis di lapangan. Semua diawali ketika Juan Cabal melanggar Sondre Auklend di daerah terlarang, pada penghujung pertandingan.
- Menit 87: Sondre Brunstad Fet maju sebagai algojo penalti Bodo/Glimt. Seluruh pendukung tuan rumah kembali meletus dengan kemeriahan ketika tembakan Brunstad Fet berhasil menemukan jaring gawang.
Kini, kedua kubu dan seluruh stadion menahan nafas mereka. Dengan kedudukan imbang 2-2, baik Juventus maupun Bodo/Glimt masih memiliki kesempatan untuk menyelamatkan dirinya.
Pada akhirnya, tim yang berjaya dalam pertemuan ini adalah Juventus, yang berhasil mengamankan gol penentu kemenangan dalam menit-menit terakhir.
- Menit 90+1: Kenan Yildiz melesat menuju daerah belakang Bodo/Glimt dan mengambil kesempatannya.
- Tembakan Yildiz berhasil ditangkis, namun serupa dengan gol pertama Juve, bola muntah tersebut dipandu kembali menuju dalam gawang, kali ini oleh Jonathan David.
Sebuah kunjungan yang cukup menegangkan bagi Juventus, namun pada akhirnya, mereka pulang dengan tiga poin dan senyum lebar.
“Tentu saja, ini sangat menyenangkan bagi kami dan tiga poin sangat penting. Saya sangat senang untuk tim dan kami sendiri karena mendapatkan kemenangan hari ini.” ucap penyerang Juventus, Kenan Yildiz, dalam wawancaranya dengan TV 2.
Kini, Juventus menantikan laga berikutnya dengan penuh kepercayaan diri. Dalam pertandingan selanjutnya, Juventus kembali menuju panggung Serie A untuk menghadapi Cagliari.
Napoli 2-0 Qarabag

Meskipun dilanda hujan deras sejak awal pertandingan, atmosfer pertemuan Napoli dan Qarabag tetap membara di Stadio Diego Armando Maradona.
Sebagian besar, I Partenopei memiliki peluang serangan yang lebih baik. Akan tetapi, baik Napoli maupun Qarabag sangat seimbang dalam penguasaan bola dan di bagian pertahanan. Lantas, kedua tim memasuki jeda turun minum dengan skor kacamata.
Pada menit 56, Napoli memiliki kesempatan emas untuk memecahkan kebuntuan dari titik puth, setelah Giovanni Di Lorenzo dijatuhkan oleh Marko Jankovic.
Rasmus Hojlund ditunjuk untuk melaksanakan tugas penalti, namun tembakannya berhasil diselamatkan oleh Mateusz Kochalski.
Meskipun belum menghasilkan sebuah gol, pertemuan ini tetap berjalan dengan cukup ketat. Kedua tim kini memiliki penguasaan bola yang seimbang, dan keunggulan pertama masih bisa diambil oleh siapa pun di antara mereka.
- Namun pada akhirnya, papan skor dibuka oleh Napoli pada menit 65. Tendangan sudut Noa Lang secara tidak sengaja diarahkan ke gawang tamu oleh salah satu pemain Qarabag.
- Kochalski berhasil menangani kesalahan tersebut, namun ia tidak memiliki kesempatan untuk bereaksi terhadap sundulan Scott McTominay.
- Kemaluan Qarabag bertambah pada menit 72. Dalam upayanya untuk mencegat tembakan McTominay, gelandang Qarabag, Marko Jankovic, justru menyenggol bola ke dalam gawangnya sendiri.
Napoli kini tidak ingin menghabiskan waktu di bagian serangan dan lebih fokus menjaga penguasaan bola. Disisi lain, Qarabag memanfaatkan tempo defensif I Partenopei untuk menekan sang tuan rumah demi menyelamatkan dirinya.
Namun pada akhirnya, Napoli mampu menjaga keunggulannya dan mengamankan tiga poin krusial dari sebuah pertemuan yang cukup sengit.
“Saya puas dengan penampilan tim.” ujar Pelatih Napoli, Antonio Conte, dikutip dari UEFA. “Kami menghadapi tim yang sulit dilawan, Mereka meraih beberapa hasil besar musim ini. Pertandingan yang sulit, tapi saya sangat senang.”
Dengan hasil positif dalam dua pertandingan terakhir mereka, Napoli kini dipenuhi dengan kepercayaan diri menjelang laga berikutnya, yang merupakan sebuah pertandingan krusial bagi I Partenopei.
Berhadapan melawan Roma, Napoli memiliki peluang besar untuk merebut posisi pemimpin klasemen Serie A. (VT)
Baca juga :





