Kenapa Film Terakhir Star Wars Sulit Diingat ?

Lupa atau Memang Bikin Lupa ? Kisah Trilogi Sekuel Star Wars yang 'Hilang' dari Ingatan

Holywood, AS -Ada yang ngerasa aneh nggak sih ? Belum lama ini, dunia hiburan heboh gara-gara Oscar Isaac si pilot keren Poe Dameron ngaku mau balik lagi ke semesta Star Wars.

Cuma, anehnya, respons dari banyak fans malah, “Eh, dia main di Star Wars yang mana ya?” Seakan-akan, trilogi sekuel yang megah itu cuma numpang lewat di ingatan kita, lalu menghilang begitu saja.

Apakah kita semua kena amnesia massal atau memang trilogi ini yang terlalu gampang dilupain ?

Kisah trilogi sekuel Star Wars (yang dimulai dengan The Force Awakens dan diakhiri dengan The Rise of Skywalker) itu ibarat perjalanan yang bingung mau ke mana.

Dilansir dari The Guardian, film pertama mencoba menghadirkan kembali nostalgia Star Wars klasik, lengkap dengan vibes ala 70-an. Film kedua, The Last Jedi, malah kayak memberontak dari nostalgia itu, mencoba hal-hal baru yang bikin fans terpecah-belah parah.

Akhirnya, film ketiga berusaha mati-matian menjahit semua yang sudah robek, tapi hasilnya malah jadi tambal sulam yang makin bikin pusing.

Pada akhirnya, trilogi ini gagal meninggalkan jejak yang kuat. Nggak cuma ceritanya, tapi juga karakter-karakternya. Coba deh kita bandingin.

Warisan Karakter yang Beda Jauh

George Lucas, sang kreator, dengan segala kekurangannya di mata sebagian fans, berhasil menciptakan karakter-karakter legendaris yang sampai sekarang masih dikenang.

Trilogi Orisinal dan Prequel Memberi Kita:

  • Luke Skywalker, sang pahlawan sejati.
  • Darth Vader, salah satu villain paling ikonis di sepanjang sejarah film.
  • Han Solo dan Princess Leia, pasangan yang chemistry-nya nggak ada obat.
  • Yoda, Chewie, hingga Boba Fett.
  • Ahsoka Tano dan Darth Maul (dari seri prekuel dan animasi The Clone Wars).

Lalu, Trilogi Sekuel Memberi Kita:

  • Droid bola yang suka gemetar (BB-8).
  • Klon Palpatine yang setengah meleleh.
  • Seorang stormtrooper yang cuma teriak, “TR-8R!” sebelum di-zap.

Ini bukan cuma masalah filmnya, tapi juga masalah warisan. Film prekuel, meski banyak dicibir di awal, berhasil melahirkan karakter dan cerita yang akhirnya dicintai fans lewat seri animasi dan spin-off.

Sementara trilogi sekuel, sampai sekarang, masih kesulitan mencari karakter mana yang pantas punya ceritanya sendiri.

Masa Depan yang Masih Dipertanyakan

Foto: Dok. Walt Disney

Berita tentang kembalinya Oscar Isaac ini pertama kali muncul dalam sebuah wawancara dengan Variety, di mana ia bilang, “Aku mau balik, asalkan naskahnya bagus.”

Pernyataan ini secara nggak langsung ngasih tahu kita kalau naskah sebelumnya mungkin bukan yang terbaik.

Disney pun  bahkan pernah bilang, “Kami menyadari kekeliruan di masa lalu. Untuk proyek ‘Jedi order’ yang baru nanti, kami ingin membangun fondasi yang kuat, bukan cuma mengandalkan nostalgia dan plot yang berputar-putar.”

Meski Lucas film sudah beralih ke era galaksi yang berbeda, seperti yang sukses mereka lakukan dengan serial TV Andor dan The Mandalorian, proyek film “Jedi order” baru yang dibintangi Daisy Ridley (Rey) masih mengambang tanpa kejelasan.

Tadinya dijadwalkan, tapi tanggal rilisnya tiba-tiba hilang dari daftar resmi Disney akhir tahun lalu.

Ini bikin banyak fans bertanya-tanya, apakah nasibnya akan sama dengan proyek-proyek yang “menghilang” sebelumnya, seperti film Taika Waititi atau trilogi Rian Johnson yang nggak pernah terwujud.

Pada akhirnya, trilogi yang seharusnya jadi penyelamat Star Wars ini mungkin akan dikenang sebagai pelajaran berharga tentang pentingnya arah dan karakter yang jelas.

Sebuah trilogi senilai miliaran dolar yang, di mata banyak orang, cuma berakhir sebagai catatan kaki yang berdebu—seperti kejadian Greedo yang menembak duluan, dan nggak ada yang benar-benar peduli. (YA)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *