Lisbon, Portugal – Sporting menelan sebuah hasil pahit saat menerima kedatangan Vitoria de Guimaraes, dalam laga semifinal Taca da Liga yang dijalankan pada Rabu (07/01/26).
Sporting hanya perlu mengambil satu langkah terakhir untuk mengamankan kursinya di panggung final. Dan satu-satunya halangan yang berdiri di hadapan Sporting adalah Vitoria.
Vitoria sendiri juga mendatangi laga ini dengan tekad baja. Sang tamu memiliki kesempatan besar untuk menancapkan kaki di ajang final Taca da Liga untuk pertama kalinya dalam seluruh sejarah mereka.
Pertemuan kali ini lantas berjalan dengan ketat. Tim tuan rumah mendapat keunggulan krusial yang sepertinya akan bertahan hingga akhir laga.
Namun, tepat ketika Sporting mempersiapkan perayaannya, super-sub Alioune Ndoye menciptakan keajaiban yang menyelamatkan nyawa Vitoria.
Lantas, tanpa terduga, pertandingan ini diambil oleh Vitoria dengan skor akhir 2-1, yang tentunya juga mengirim pihak tamu menuju laga final.
Sporting 1-2 Vitoria de Guimaraes

Didorong oleh pendukung setianya yang memenuhi Estadio Jose Alvalade, Sporting langsung memiliki kehadiran besar di tengah lapangan dan bahkan menyambut tamu mereka dengan sebuah gol dini di periode awal laga.
- Francisco Trincao melepaskan sebuah umpan manis yang melambung melewati barisan pertahanan Vitoria dan diterima oleh Luis Suarez.
- Dengan naluri tajam, Suarez langsung menuntaskan umpan tersebut dengan tendangan kaki kiri yang mampu menaklukkan kiper Charles. (13’)
Gol tersebut menjaga semangat dan harapan Sporting, yang sayangnya tidak mampu menggandakan keunggulannya sebelum akhir babak pertama.
Dalam babak kedua, sang tuan rumah sama sekali tidak memiliki ruang untuk bernafas. Meskipun kini berada di depan Vitoria dalam papan skor, Sporting harus selalu bermain dengan penuh kewaspadaan.
Vitoria sendiri bermain dengan tekad membara dan mengerahkan kemampuan terbaiknya di seluruh bagian lapangan.
Selagi lini depannya maju mencari kesempatan, tembok pertahanan para pendatang sigap menangani segala ancaman yang dilempar oleh Sporting.
Ketika laga memasuki masa penghujung pertandingan, Sporting, yang masih memegang keunggulan, sepertinya akan mengantongi kemenangan.
Akan tetapi, dalam waktu tambahan, Alioune Ndoye, yang bergabung dari bangku cadangan pada 15 menit terakhir waktu pertandingan, memperkenalkan dirinya dengan sebuah penampilan memukau.
- Vitoria yang sudah pasrah dengan nasibnya langsung dihidupkan kembali ketika Ndoye menuntaskan umpan silang Goncalo Nogueira dengan sebuah sentuhan mematikan dari kaki kirinya. (90+2′)
Dengan kedudukan skor yang kini kembali imbang, pertemuan ini sepertinya akan dilanjutkan menuju babak waktu tambahan. Namun, Ndoye masih belum selesai memamerkan magisnya.
- Pada menit-menit terakhir sebelum peluit terakhir dibunyikan, Ndoye kembali mengukir sebuah gol yang mengguncangkan seluruh stadion.
- Kali ini, ia dibantu oleh umpan Noah Saviolo, yang sempat disentuh oleh kaki bek Sporting, Hidemasa Morita. (90+11’)
Lantas, dalam jangka waktu singkat, kemenangan yang sudah digenggam oleh Sporting musnah dan berpindah tangan ke Vitoria.
Berkat hasil dramatis tersebut, Vitoria untuk pertama kalinya akan berpartisipasi dalam final Taca da Liga. Disisi lain, Sporting kehilangan kesempatannya untuk memperebutkan gelar juara kelimanya dalam kompetisi ini.
“Kami bisa saja unggul 2-0 dan kami tidak melakukannya, sama seperti saat melawan Gil Vicente, dan kami dihukum. Kami perlu mencari cara agar dapat mengendalikan permainan dengan lebih baik di tahap akhir,” ujar Pelatih Sporting, Rui Borges sebagaimana dikutip dari A Bola.
Dengan perjalanannya di Piala Portugal yang kini juga telah berakhir, harapan Sporting untuk mengamankan sebuah trofi pada musim ini terletak di Liga Portugal dan Champions League.
Dalam dua laga berikutnya, Sporting memiliki kesempatan untuk menjaga asanya dalam dua kompetisi tersebut.
Setelah ini, Sporting melanjutkan tugasnya untuk mempertahankan gelar juara Liga Portugal dengan menjamu kedatangan Casa Pia.
Tetapi setelah pertemuan tersebut, Sporting akan menerima tantangan yang jauh lebih berat, ketika mereka didatangi oleh juara bertahan Eropa, Paris Saint-Germain, pada malam pertandingan UCL. (VT)
Baca juga :





