Liverpool, Inggris – Laga pertama Liverpool di 2026 berjalan tanpa aksi di papan skor. Menjamu kedatangan klub promosi, Leeds United, pada Jumat (02/01/26), The Reds dan sang tamu sama sekali tidak mampu menciptakan satu gol pun dalam 90 menit waktu pertandingan.
Lantas, pada akhirnya, kedua kubu tersebut menutup laga ini dengan kedudukan akhir 0-0 dan harus puas berbagi satu poin.
Baik Liverpool maupun Leeds memulai pertemuan ini dengan pergerakan aktif di daerah pertahanan lawan mereka. Leeds membuka ancaman melalui situasi bola mati, yang kemudian dibalas oleh tekanan serangan tinggi dari tim tuan rumah.
Sepanjang babak pertama, Liverpool memiliki jumlah kesempatan yang jauh lebih besar. Akan tetapi, penyelesaian sang juara bertahan masih kurang sempurna, dan lantas, tidak ada satupun peluang mereka yang tuntas menjadi sebuah gol.
Pada akhirnya, kedua tim tidak mampu menunjukkan perkembangan di bagian depan dan kedudukan skor tidak mengalami perubahan ketika laga memasuki jeda waktu istirahat.

Liverpool kemudian membuka babak kedua dengan beberapa cobaan dari Conor Bradley dan Dominik Szoboszlai, yang sayangnya masih bisa ditangani oleh kiper Lucas Perri.
Tidak lama kemudian, The Reds memanggil Cody Gakpo, Milos Kerkez, dan Alexis Mac Allister dari bangku cadangan, dengan harapan bahwa ketiga pemain tersebut mampu memberikan suntikan motivasi kepada rekan-rekannya.
Liverpool dengan giat menghujani barisan pertahanan Leeds dengan serangan demi serangan, yang selalu gagal menemukan targetnya. Akan tetapi, kesempatan terbaik dalam laga ini justru datang dari para pendatang dalam penghujung pertandingan.
Dominic Calvert-Lewin berhasil memandu tendangannya ke dalam gawang Liverpool. Akan tetapi, Leeds langsung menggigit jari ketika gol tersebut dianulir, setelah Calvert-Lewin dinyatakan berada di posisi offside.
Kesempatan tersebut merupakan peluang terbesar dari kedua kubu dalam pertemuan ini. HIngga bunyi peluit terakhir, papan skor masih kosong tanpa gol, dan akhirnya, Liverpool dan Leeds hanya mendapatkan satu poin sebagai kado tahun barunya.
Akibat hasil tersebut, jarak Liverpool dengan bagian tiga besar klasemen Premier League kini semakin melebar.
The Reds masih aman di posisi keempat, namun saat ini, mereka tertinggal dengan enam poin di belakang Aston Villa, yang bertempat tepat di atas para juara bertahan.
Hasil tersebut jelas direnungkan oleh sang pelatih, Arne Slot. Dilansir dari situs resmi Liverpool, ketika ditanya mengenai apa yang kurang dari Liverpool dalam laga ini, Slot memberikan sebuah jawaban yang sederhana.
“Sebuah gol… itu jawaban paling sederhana.” ucap Slot kepada pihak media. “Dan untuk mencetak gol melawan tim yang bertahan dengan sangat baik di dalam dan sekitar kotak penalti mereka, ada beberapa cara untuk membukanya.”
“Bagi beberapa tim di liga ini, atau bagi banyak tim di liga ini, itu adalah melalui bola mati. Kami hampir berhasil dengan Virgil (van Dijk). Kami mendapat delapan peluang – sayangnya, kami tidak mencetak gol.”
Sebuah awal yang cukup mengecewakan bagi Liverpool pada awal tahun baru, namun setidaknya, The Reds masih belum terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhirnya, di semua kompetisi.
Liverpool lantas akan membidik hasil yang lebih positif dalam laga berikutnya, demi menjaga momentum positif tersebut. Dalam laga tandang pertamanya di 2026, Liverpool ditugaskan untuk mengunjungi stadion Craven Cottage, dimana mereka telah ditunggu oleh Fulham. (VT)
Baca juga :
- Manchester United Gagal Amankan Tiga Poin Dari Klub Penghuni Dasar Klasemen!
- Arsenal Jaga Status Jawara, Momentum Historis Aston Villa Dikubur Oleh Meriam London!
- Perang Dalam 30 Menit! Chelsea & Bournemouth Saling Tahan Imbang Dalam Kontes Empat Gol!
- Liverpool Kunci Kemenangan Dalam Sekilas Mata, Aston Villa Ukir Rekor Bersejarah!





