Lupakan iPhone 16! Proyek Apple Terpenting di Indonesia: Mesin Cetak Inovator Miliaran Rupiah

Setelah Digital Hub BSD City, Apple Perluas Investasi di Indonesia, Developer Academy Terbaru dan Peluang Untuk Inovator Lokal

Jakarta – Kabar gembira datang dari Apple. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu mengumumkan langkah besar yang akan semakin mempererat hubungan mereka dengan Indonesia.

Bukan hanya sekadar rencana, kali ini Apple datang membawa komitmen nyata: mereka akan membuka Apple Developer Academy kelima di Jakarta.

Lebih dari itu, tiga Apple Developer Institute baru juga akan hadir, membuka pintu bagi ribuan talenta lokal untuk berkembang.

Kabar ini terasa bagai angin segar, terutama bagi para calon pengembang, wirausahawan, dan inovator muda di Tanah Air.

Ini bukan hanya tentang fasilitas baru, melainkan tentang investasi besar dalam sumber daya manusia, yang akan berdampak langsung pada ekonomi digital Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh Lisa Jackson, Vice President of Environment, Policy, and Social Initiatives Apple, “Indonesia memiliki komunitas pengembang, wirausahawan, dan inovator yang berkembang pesat, dan kami sangat antusias untuk semakin mempererat hubungan kami di sini.”

Komitmen ini disambut baik oleh pemerintah Indonesia. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan apresiasi mendalam atas program yang berkelanjutan ini.

“Akademi dan institut yang dibangun Apple tidak hanya menyediakan kurikulum, tetapi juga membantu membentuk pola pikir inovatif yang dibutuhkan untuk bersaing di kancah global,” ujar Agus Gumiwang.

Aplikasi Karya Apple Developer Academy

Sejak Apple Developer Academy pertama di Indonesia dibuka di Kawasan Digital Hub, BSD City, Kab. Tangerang pada 2018, ribuan calon pengembang telah menyelesaikan program ini.

  • Peluang Kerja: Lebih dari 95% alumni berhasil mendapatkan pekerjaan setelah lulus.
  • Inovasi dan Startup: Para alumni telah meluncurkan lebih dari 350 aplikasi di App Store dan mendirikan hampir 100 perusahaan rintisan di bidang teknologi.
  • Rencana Masa Depan: Mulai 2026, seluruh akademi dan institut Apple di Indonesia akan mendukung hampir 1.000 pelajar setiap tahun.

Dengan akan dibukanya Apple Developer Academy kelima di Thamrin, Jakarta, pada tahun 2026, Apple akan memberikan akses pembelajaran kelas dunia kepada lebih banyak calon pengembang dan wirausahawan.

Pelajar yang telah menyelesaikan program di akademi dan institut ini tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga belajar cara berpikir kritis dan kolaboratif.

Hal ini terbukti dari kisah-kisah sukses para alumninya, seperti Muhammad Naratama, lulusan akademi tahun 2021 dimana ia bersama timnya mendirikan Aksaraya.

Yaitu sebuah aplikasi inovatif untuk iPhone dan iPad yang membantu orang mempelajari aksara Jawa. Aplikasi ini memadukan teknologi canggih seperti CoreML dari Apple dengan warisan budaya lokal.

“Saya sangat berterima kasih atas bimbingan di Apple Developer Academy, yang mendampingi kami dalam menjalankan misi budaya ini,” ujar Naratama.

Kisah serupa datang dari Nidya Anifa, yang lulusan tahun 2023. Terinspirasi dari rendahnya tingkat deteksi kanker serviks, ia dan timnya menciptakan HerLens.

Aplikasi ini memanfaatkan teknologi Apple, termasuk Core ML, untuk membantu tenaga kesehatan mendeteksi tanda-tanda awal kanker serviks dengan lebih akurat.

“Mengikuti Apple Developer Academy merupakan bagian penting yang membantu saya dan tim mewujudkan HerLens dari konsep menjadi kenyataan,” tutur Anifa.

Dengan kehadiran Apple Developer Institute yang akan fokus pada bidang-bidang seperti pengembangan game, kecerdasan buatan, dan development operations, ekosistem digital Indonesia akan semakin kaya.

Program-program khusus ini akan mulai diluncurkan pada tahun 2025 di Batam, Surabaya, dan Tangerang.

“Dengan Apple Developer Academy dan Apple Developer Institute, kami akan terus mendampingi generasi developer Indonesia berikutnya untuk memulai bisnis baru, membangun aplikasi hebat, dan menciptakan peluang di berbagai bidang mutakhir,” ungkap Lisa Jackson, VP of Environment, Policy & Social Initiatives Apple.

Apple Developer Institute baru menghadirkan pelatihan lanjutan di berbagai topik khusus, diantaranya adalah :

  • Pada Juli 2025, Game Development Institute di Batam memulai program pertamanya dengan durasi satu tahun, yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan game di ekosistem Apple.
  • Mulai tahun 2026, Developer Institute yang berfokus pada artificial intelligence di Surabaya
  • Development operations di kawasan Digital Hub, BSD City, Kab. Tangerang akan membantu pelajar mempelajari cara membangun, melatih, dan menerapkan model AI, pembelajaran mesin di seluruh perangkat Apple, dan memperoleh pengalaman profesional.

Ekspansi investasi Apple ini bukan sekadar pembangunan fasilitas fisik, melainkan sebuah jembatan yang menghubungkan talenta lokal dengan panggung global.

Dengan menyediakan pelatihan kelas dunia dan akses ke ekosistem App Store yang menjangkau miliaran pengguna, Apple tidak hanya membantu individu mewujudkan mimpi mereka, tetapi juga secara fundamental berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital di Indonesia.

Ini adalah langkah maju yang signifikan, yang tidak hanya menciptakan pengembang, tetapi juga inovator, pencipta lapangan kerja, dan solusi untuk tantangan sosial. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *