Marseille Kalah Dalam Adu Penalti di Kandang, Toulouse Melaju ke Semifinal!

Coupe de France: Keajaiban di Velodrome, 'Si Ungu' Permalukan Marseille Lewat Drama Tos-tosan 2-2 (4-3)

Marseille, Prancis – Stadion Velodrome biasanya menjadi “neraka” bagi tim tamu, namun saat itu, tempat tersebut menjadi ajang keajaiban mentalitas baja Toulouse Football Club.

Dalam laga perempat final Piala Prancis yang berlangsung dramatis pada Kamis (05/03/26) dinihari, Toulouse sukses menumbangkan Olympique de Marseille lewat babak adu penalti (4-3) setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.

Dari kebobolan penalti di menit ke-2 hingga membungkam ribuan suporter tuan rumah di tribun Utara, Toulouse membuktikan bahwa di kompetisi piala, segalanya bisa terjadi.

Kebangkitan ‘Kematian’ Dini

Baru saja penonton duduk, Marseille sudah unggul. Mason Greenwood mengeksekusi penalti di menit pertama setelah pelanggaran konyol di detik-detik awal.

Namun, Toulouse bukan tim yang mudah runtuh. Di bawah asuhan Carles Martinez Novell, tim Si Ungu menunjukkan “Mentalitas Pejuang”.

  • Yann Gboho menyamakan kedudukan di menit ke-13 setelah memanfaatkan bola rebound dari sundulan Charlie Cresswell.
  • Sejak saat itu, laga berubah menjadi saling serang yang intens. Tiang gawang dan penyelamatan gemilang dari kedua kiper—Geronimo Rulli dan Kjetil Haug—membuat skor tetap ketat.
  • Marseille sempat kembali memimpin lewat gol cantik Igor Paixao di menit ke-56. Namun, keunggulan itu hanya bertahan empat menit.
  • Lagi-lagi dari skema sepak pojok, Charlie Cresswell berdiri bebas dan menyundul bola masuk 2-2, membungkam riuh suporter Marseille di tribun Utara.

Tiket Semifinal & Mimpi Final

Saat laga berlanjut ke babak adu penalti, Toulouse menunjukkan ketenangan luar biasa.

Sementara pemain Marseille, Balerdi dan Nwaneri, gagal mengeksekusi tugasnya, Toulouse sukses menyarangkan empat gol untuk mengunci kemenangan.

Olympique de Marseille vs Toulouse Football Club – Foto: Dok. OM

Sang Kiper, Kjetil Haug menjadi pahlawan dengan menepis penalti Leonardo Balerdi.

Pelatih Marseille, Habib Beye tampak sangat kecewa dalam konferensi persnya.

“Kami tahu kekuatan mereka adalah bola mati, tapi kami tetap kebobolan dua kali dari sana. Kami tidak cukup bagus malam ini,” ujarnya dengan nada menyesal dikutip dari Situs Resmi OM.

Beye juga membela para pemainnya yang gagal dalam adu penalti, menekankan bahwa kelelahan fisik menjadi faktor penentu.

Kemenangan Toulouse adalah kemenangan taktik atas bakat individu. Meski Marseille unggul secara kualitas pemain di atas kertas, ketidakmampuan mereka menjaga fokus dalam bola mati menjadi “lubang maut”.

Kini, Toulouse resmi melangkah ke semifinal Piala Prancis. Mereka tinggal menunggu hasil undian untuk mengetahui lawan mereka berikutnya: apakah Nice, Strasbourg, Lens, atau Lyon.

Toulouse kini hanya berjarak satu kemenangan dari final yang akan digelar di Stade de France. (*)

Hasil Lainnya Coupe de France : 

  • Nice vs Lorient: 0-0 (6-5)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *