Florida, AS – Guys, kita mungkin udah familiar sama Piala Dunia Antar Klub FIFA, kompetisi yang nemuin klub para juara antar benua, buat nentuin siapa Raja Dunia Klub Sepakbola.
Dulu, ini tuh cuma ngumpul-ngumpulin juara kontinental ditambah satu wakil tuan rumah.
Awalnya seru, pertama kali digelar di Brasil tahun 2000. Dulu masih barengan sama Piala Interkontinental. Juara perdananya Corinthians dari Brasil, ngalahin sesama klub Brasil, Vasco da Gama, lewat adu penalti.
Tapi abis itu, FIFA kayak ketiban sial. Kompetisi ini sempat mandek karena masalah sponsor dan duit. Baru deh tahun 2005, FIFA bisa bangkitin lagi dengan ngegabungin formatnya sama Piala Interkontinental.
Digelar di Jepang, Sao Paulo (lagi-lagi dari Brasil) jadi juara setelah ngalahin Liverpool.
Sejak itu, kompetisi ini rutin tiap tahun, dan mulai 2008, juaranya dapet lencana “FIFA World Champions” yang sama kerennya kayak juara Piala Dunia asli!

Diincar Dunia, Tapi Eropa Malah Cuek
Meski udah rutin, ada satu fakta menarik, Piala Dunia Antar Klub ini susah banget populer, apalagi di benua Eropa. Kenapa ya klub dan fans di sana nggak terlalu peduli ?
Jawabannya simpel: UEFA Champions League.
Champions League itu udah dianggap puncak tertinggi di sepakbola klub, cuma kalah sama Piala Dunia FIFA. Isinya klub-klub legendaris, match yang selalu bikin deg-degan, dan fans yang antusias parah!
Ini beda banget sama Piala Dunia Antar Klub format lama. Sebelum edisi tahun ini, cuma ada satu klub Eropa yang ikut (juara Champions League musim itu), dan mereka cuma ketemu juara dari benua lain.
Kedengarannya seru sih, tapi buat banyak fans Eropa, itu nggak cukup. Mereka merasa cuma nonton klub jagoan mereka “pemanasan” doang.
Klub lawan dari benua lain juga banyak yang nggak dikenal. Banyak yang nganggep ini cuma kompetisi pra-musim.
Reaksinya kontras banget sama di Amerika Selatan! Di sana, banyak pemain dan klub nganggep kompetisi ini adalah puncak karier dan sejarah mereka, sama kayak Piala Dunia FIFA. Mereka semangat banget buat nantang klub terbaik Eropa.
“Ini adalah momen yang unik dan saya tidak akan menukarnya dengan apa pun. Saya tidak akan mendapatkan kesempatan seperti ini lagi,” ucap Gelandang River Plate, Carlos Sanchez dikutip dari timesofoman.
Satu kritik lain tentang kompetisi ini adalah ketidakseimbangan. Klub Eropa dan Amerika Selatan dianggap punya keunggulan gede, karena kekuatan skuad dan mereka langsung mulai di babak semifinal.
Sejak 2013, semua edisi dimenangkan klub Eropa. Real Madrid jadi raja dengan 5 gelar, dan Manchester City adalah juara bertahan.

Tapi, FIFA nggak tinggal diam! Mereka punya ide gila! Pada tahun 2016, Presiden FIFA, Giovanni Infantino ngajuin ide buat ngegedein Piala Dunia Antar Klub jadi 32 klub!
Rencananya sih, mau dimulai dari 2019, dan digelar bulan Juni biar sponsor dan broadcaster pada ngelirik. Sempat ada wacana :
- 24 klub mulai 2021 di Cina, tapi gagal karena pandemi COVID-19.
- Terus, pada 16 Desember 2022, FIFA akhirnya officialy ngumumin format baru: 32 tim!
- Turnamen ini bakal digelar mulai Juni 2025 di Amerika Serikat, dengan 32 klub dibagi ke dalam 8 grup.
Antara Excited dan Penuh Protes!
Pengumuman ini dapet reaksi campur aduk dari dunia sepak bola. Banyak yang nuduh FIFA cuma peduli sama duit dan nggak mikirin kesehatan pemain.
Beberapa pemain dan pelatih top Eropa juga udah protes keras:
- Pemain Manchester City, Rodri, pernah bilang dia hampir mogok main saking banyaknya pertandingan! “Jika terus seperti ini, ini akan menjadi saat di mana kita tidak punya pilihan lain, tapi mari kita lihat saja.” (Dikutip dari BBC News 2024).
- Bos Rodri, Pep Guardiola juga ikutan protes: “Ini tidak dapat diterima, ini benar-benar tidak dapat diterima. Karena saya menang, saya berani mengatakannya kepada Anda. Demi kesehatan para pemain, ini tidak normal. Saya tidak mengerti bagaimana kami bisa bertahan.” (Dikutip dari Goal 2024).
- Jurgen Klopp dan Mikel Arteta juga setuju sama Guardiola. Bahkan mantan Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti bilang pemainnya siap nerima potongan gaji demi main lebih sedikit! Wah, ini udah lampu kuning banget buat FIFA!
Bayangin, nambah satu bulan penuh buat kompetisi ini, jadwal pemain bakal full parah! Musim ini aja, banyak klub top Eropa udah krisis cedera. Ini makin bikin kritikan ke format baru makin panas! Tapi FIFA tetap tancap gas!

Nah, ini dia daftar klub-klub yang bakal ikut party di Amerika Serikat mulai Juni ini! Siap-siap jagoanmu masuk daftar!
Grup A
- Palmeiras (Brasil, juara Copa Libertadores 2021)
- Porto (Portugal, klub terbaik ke-5 ranking UEFA 4 tahun terakhir)
- Al Ahly (Mesir, juara Champions League CAF 2020/21)
- Inter Miami (Amerika Serikat, juara Supporters’ Shield MLS 2024, wakil tuan rumah)
Grup B
- Paris Saint-Germain (Prancis, klub terbaik ke-2 ranking UEFA 4 tahun terakhir)
- Atlético Madrid (Spanyol, klub terbaik ke-6 ranking UEFA 4 tahun terakhir)
- Botafogo (Brasil, juara Copa Libertadores 2024)
- Seattle Sounders (Amerika Serikat, juara Champions League CONCACAF 2022)
Grup C
- Bayern Munich (Jerman, klub terbaik ranking UEFA 4 tahun terakhir)
- Auckland City (Selandia Baru, Juara Champions League OFC terbaik 4 tahun terakhir)
- Boca Juniors (Argentina, klub terbaik ke-2 ranking CONMEBOL 4 tahun terakhir)
- Benfica (Portugal, klub terbaik ke-7 ranking UEFA 4 tahun terakhir)
Grup D
- Flamengo (Brasil, juara Copa Libertadores 2022)
- Espérance de Tunis (Tunisia, klub terbaik ranking CAF 4 tahun terakhir)
- Chelsea (Inggris, juara Champions League UEFA 2020/21)
- Los Angeles FC (Amerika Serikat, pemenang play-off vs Club América)
Grup E
- River Plate (Argentina, klub terbaik ranking CONMEBOL 4 tahun terakhir)
- Urawa Red Diamonds (Jepang, juara Champions League AFC 2022)
- Monterrey (Meksiko, juara Champions League CONCACAF 2021)
- Inter Milan (Italia, klub terbaik ke-4 ranking UEFA 4 tahun terakhir)
Grup F
- Fluminense (Brasil, juara Copa Libertadores 2023)
- Borussia Dortmund (Jerman, klub terbaik ke-3 ranking UEFA 4 tahun terakhir)
- Ulsan HD (Korea Selatan, klub terbaik ranking AFC 4 tahun terakhir)
- Mamelodi Sundowns (Afrika Selatan, klub terbaik ke-2 ranking CAF 4 tahun terakhir)
Grup G
- Manchester City (Inggris, juara Champions League UEFA 2022/23)
- Wydad AC (Maroko, juara Champions League CAF 2021/22)
- Al Ain (Uni Emirat Arab, juara Champions League AFC 2023/24)
- Juventus (Italia, klub terbaik ke-8 ranking UEFA 4 tahun terakhir)
Grup H
- Real Madrid (Spanyol, juara Champions League UEFA 2021/22)
- Al-Hilal (Arab Saudi, juara Champions League AFC 2021)
- Pachuca (Meksiko, juara Piala Champions CONCACAF 2024)
- Red Bull Salzburg (Austria, klub terbaik ke-9 ranking UEFA 4 tahun terakhir)
Jadwal Lengkap Piala Dunia Antar Klub FIFA 2025
Piala Dunia Antar Klub FIFA 2025 bakal dimulai pada Sabtu (14 Juni 2025) nanti! Pertandingan pembuka mempertemukan Al Ahly vs Inter Miami di Hard Rock Stadium, Florida, Amerika Serikat.
- Babak Grup: 14 – 26 Juni 2025
- Babak 16 Besar: 28 Juni – 1 Juli 2025
- Perempat Final: 4 – 5 Juli 2025
- Semifinal: 8 – 9 Juli 2025
- Final: 13 Juli 2025
Siap-siap begadang dan dukung tim jagoanmu! Ini bakal jadi tontonan epic yang nggak boleh dilewatin! (VT)





