Frankfurt, Jerman – Di tengah badai cedera yang menyisakan hanya 12 pemain senior siap tempur, Tottenham Hotspur justru mengukir salah satu laga paling heroik mereka di panggung Eropa.
Anak asuh Thomas Frank sukses mempecundangi Eintracht Frankfurt 2-0, di Deutsche Bank Park pada Kamis (29/01/26) dinihari.
Hasil itu memastikan posisi keempat Hotspurs di klasemen akhir fase liga Champions League, dan mengunci tiket otomatis ke babak 16 besar.
Kemenangan ini menjadi sangat manis karena diraih saat Spurs sedang terseok-seok di kompetisi domestik. Gol dari “sang mantan”, Randal Kolo Muani, & Dominic Solanke memastikan Tottenham tidak perlu melewati babak play-off.
Dominasi di Tengah Keterbatasan
Sejak peluit pertama dibunyikan, Tottenham langsung mengambil kendali permainan meskipun didominasi oleh pemain pelapis.
Menggunakan sistem 3-4-3 yang sangat disiplin, Spurs menunjukkan bahwa kualitas kolektif mereka jauh melampaui statistik di atas kertas.
- Drama VAR: Baru dua menit laga berjalan, Xavi Simons sempat mencetak gol sebelum akhirnya dianulir VAR karena pelanggaran Destiny Udogie.
- Tembok Jerman: Kiper Frankfurt, Kaua Santos, melakukan rentetan penyelamatan gemilang, termasuk menepis sundulan Joao Palhinha dan tendangan Wilson Odobert yang membentur tiang.
- Momen Krusial: Frankfurt nyaris unggul di akhir babak pertama lewat Hugo Larsson, namun mistar gawang menyelamatkan Spurs dari ketinggalan.
Ledakan Kolo Muani
Memasuki babak kedua, Tottenham tidak membiarkan tuan rumah bernapas. Hanya butuh 66 detik setelah kick-off babak kedua bagi Randal Kolo Muani untuk membungkam pendukung mantan klubnya melalui sontekan jarak dekat memanfaatkan sundulan Cristian Romero.
Kemenangan akhirnya dikunci pada menit ke-77 lewat kaki Dominic Solanke. Penyerang asal Inggris ini sekali lagi membuktikan bahwa Deutsche Bank Park adalah “taman bermainnya” setelah menerima asis dari Mahmoud Dahoud yang salah mengantisipasi umpan Palhinha.
Usai laga, Manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank tampak emosional saat menyapa para pendukung Spurs yang menempuh perjalanan jauh ke Jerman.
Baginya, pencapaian finis di posisi keempat dengan 17 poin dan 6 clean sheet adalah bukti kedalaman mentalitas skuadnya.
“Kami praktis hanya punya sedikit pemain tersedia sejak laga lawan Dortmund, tapi mereka semua melangkah maju. Menang di sini dengan kendali penuh dari awal sampai akhir adalah hal besar. Enam clean sheet di fase ini sangat impresif,” tegas Frank dalam sesi konferensi pers dikutip dari Situs Resmi Tottenham Hotspur.
Dengan hasil ini, Tottenham Hotspur bisa bernapas lega dan mengalihkan fokus total ke Premier League hingga Maret mendatang. (*)
Klasemen Akhir Fase Liga UCL 2025/2026 :
| Pos | Tim | Poin |
| 1 | Arsenal | 24 |
| 2 | Bayern Munich | 21 |
| 3 | Liverpool | 18 |
| 4 | Tottenham Hotspur | 17 |
| 5 | Barcelona | 16 |
| 6 | Chelsea | 16 |
| 7 | Sporting CP | 16 |
| 8 | Manchester City | 16 |
Baca juga :





