Mimpi & Harapan Benin Dikubur Oleh Aksi Heroik Mesir Dalam Babak Waktu Tambahan!

Piala Afrika 2025: Ibrahim & Mo Salah Menjadi Pahlawan Yang Menuntun The Pharaohs Menuju Perempat Final

Agadir, Maroko – Kontes Mesir dengan Benin, dalam laga 16 besar AFCON 2025 yang digelar pada Senin (05/01/26), tanpa terduga berjalan dengan udara dramatis.

Para penonton yang mendatangi Adrar Stadium sempat menahan nafas ketika keunggulan Mesir dibatalkan oleh sebuah gol telat dari Benin. Lalu, setelah waktu normal ditutup dengan kedudukan imbang 1-1, kedua tim tersebut melanjutkan pertarungannya dalam babak waktu tambahan.

Untungnya bagi The Pharaohs, mereka mampu menghindari babak adu penalti, setelah Yasser Ibrahim dan Mohamed Salah masing-masing memainkan peran utama yang membimbing Mesir menuju kemenangan sengit dengan skor 3-1.

Mesir, yang dianggap sebagai tim favorit dalam pertemuan ini, justru menemui sebuah kesulitan untuk mengendalikan tempo permainan dalam babak pertama.

Tanpa terduga, Benin menunjukkan kedisiplinan tinggi baik di di bagian depan maupun di lini belakang, yang tentunya menciptakan banyak masalah bagi Mesir.

Sepanjang babak pertama, The Pharaohs tidak mampu menemukan ruang untuk menciptakan sebuah kesempatan, dan pada akhirnya, mereka harus rela memasuki jeda turun minum dengan tangan kosong.

Satu-satunya hal yang memberikan ketenangan bagi Mesir adalah fakta bahwa Benin sendiri juga belum mengukir sebuah gol. Mesir lantas membuka babak kedua dengan tempo yang lebih tinggi, dan akhirnya, kesabaran The Pharaohs terbayar manis.

  • 69’: Marwan Attia menempatkan Mesir di hadapan The Cheetahs dengan sebuah tembakan roket dari luar kotak penalti yang melesat dengan mulus menuju gawang Benin.
Jodel Dossou – Foto: Dok. CAF

Gol tersebut seharusnya menutup kontes ini dan menjadi penentu kemenangan Mesir. Akan tetapi, Benin masih belum menyerah dan pada penghujung laga, The Cheetahs mengukir gol krusial yang memperpanjang nyawanya dalam pertemuan ini.

  • 83’: Berkat sebuah kesalahan dairi barisan pertahanan Mesir, Jodel Dossou menerima bola di bagian sayap kanan.
  • Dossou mengirim sebuah umpan silang yang ditujukan kepada rekannya. Tetapi, tendangannya justru diarahkan langsung ke dalam gawang, usai membentur rentangan kaki Ahmed Abou El Fotouh.

Gol tersebut meredupkan selebrasi Mesir dan memaksa kedua tim menuju babak tambahan, setelah waktu normal ditutup dengan skor imbang 1-1.

Mesir memiliki 30 menit untuk merebut kembali keunggulannya. Waktu tambahan tersebut jelas lebih dari cukup bagi The Pharaohs untuk mencatat bukan satu, tetapi dua gol yang memastikan statusnya sebagai pemenang pertandingan kali ini.

  • 97’: Attia, yang membuka papan skor, kini memainkan peran pendukung, dimana ia mengirim sebuah umpan lambung menuju kotak penalti.
  • Umpan tersebut disambut oleh sundulan Yasser Ibrahim, yang menerbangkan bola ke dalam gawang The Cheetahs.
  • 120+4’: Kemenangan Mesir dikunci melalui sebuah serangan balik yang dituntaskan dengan sempurna oleh sang bintang, Mohamed Salah.

Benin memberikan sebuah penampilan yang patut dipuji, tetapi pada akhirnya, raja AFCON terbukti terlalu kuat bagi The Cheetahs.

“Ini bukan pertandingan yang mudah. ​​Benin adalah tim yang bagus. Mereka mencetak gol selama periode sulit bagi kami, tetapi kami berhasil mengendalikan permainan. Kami tahu Benin memiliki kualitas yang kuat.” puji Yasser Ibrahim, salah satu pencetak gol Mesir, kepada Benin, sebagaimana dikutip dari CAF.

Hasil tersebut memastikan kehadiran Mesir di babak perempat final, dan menjadi langkah penting yang semakin mendekatkan The Pharaohs menuju ajang final AFCON 2025. (VT)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *