Jakarta – Di tengah keputus-asaan yang melanda Gaza, secercah harapan datang dari langit. Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan dengan mengirimkan gelombang bantuan baru yang disalurkan melalui jalur udara.
Tak tanggung-tanggung, seribu dua ratus payung udara yang membawa harapan dan bantuan logistik kini bersiap mengudara di langit Gaza, menandai babak baru dari operasi airdrop yang terus digalakkan.
Aksi Berani di Bawah Tekanan Global
Misi ini bukan sekadar pengiriman barang. Ini adalah pernyataan tegas dari Indonesia kepada dunia. Atas arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, durasi misi airdrop ini diperpanjang.
Hal itu menegaskan tekad pemerintah untuk memastikan setiap tetes bantuan sampai ke tangan mereka yang membutuhkan, terutama setelah PBB menetapkan bencana kelaparan di wilayah tersebut.

Seiring dengan perpanjangan misi, pesawat Hercules C-130 A-1343 ketiga diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma.
Di dalamnya, tim tambahan Satgas Garuda Merah Putih-II yang terdiri dari 26 prajurit siap menghadapi tantangan.
Menurut keterangan dari Kemenhan RI, tim kemanusiaan membawa serta 1.200 payung udara, sebuah angka yang bukan hanya sekadar teknis, melainkan juga simbol dari ribuan harapan yang terangkut di dalamnya.
Kerja Sama Lintas Negara
Misi ini tidak berjalan sendirian. Indonesia bekerja sama dengan Yordania, serta negara-negara lain seperti Kanada, Jerman, dan Singapura, memanfaatkan “jendela waktu” yang ada untuk mengoptimalkan distribusi bantuan.
Sinergi ini menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan melampaui batas-batas politik dan geografis. Selain jalur udara via Yordania, pemerintah juga sedang membuka opsi lain melalui Mesir.

Rencananya, tiga pesawat Hercules TNI AU akan beralih rute dari Yordania ke Mesir, memperluas jangkauan misi dan memastikan bantuan dapat menjangkau lebih banyak titik.
“Laksanakan tugas ini dengan penuh profesionalisme, loyalitas, dan integritas,” pesan Panglima Komando Operasi Udara Nasional, Marsda TNI Minggit Tribowo, saat melepas tim.
Pesan ini bukan hanya ditujukan kepada para prajurit, tetapi juga menjadi janji bagi seluruh rakyat Indonesia bahwa misi mulia ini akan dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Misi kemanusiaan ini adalah langkah strategis Indonesia dalam memperluas jangkauan bantuan dan memastikan operasi ini berjalan optimal dan berkesinambungan.
Di balik setiap payung yang melayang, ada sebuah cerita tentang harapan dan solidaritas yang tak pernah padam. (YA)
Baca juga :





