Istanbu, Turki – Mantan bintang Liverpool Mohamed Salah secara resmi menginjakkan kakinya di Istanbul Rabu (5/8/2026), disambut oleh lautan suporter yang memadati bandara demi menyambut bintang asal Mesir tersebut jelang kepindahannya ke klub Turki, Trabzonspor.
Pesawat pribadi yang membawa pemain berusia 34 tahun itu mendarat di tengah sambutan hangat para pendukung yang mengenakan atribut klub.
Mantan bintang Liverpool tersebut bahkan sudah mengenakan jersey bergaris biru dan merah marun khas Trabzonspor saat dalam penerbangan, sebuah gestur yang langsung memicu antusiasme tinggi di kalangan publik sepak bola Turki.
“Trabzon, apakah kalian siap? Saya bisa mendengarkan suara kalian. Sampai jumpa segera,” ujar Salah melalui pesan video yang diunggah di akun X resmi klub.
Televisi lokal NTV menyiarkan rekaman saat Salah meneken salah satu atribut klub dan mengonfirmasi bahwa seremoni penandatanganan kontrak resmi akan dilangsungkan Kamis (6/8/2026) di kota pesisir Laut Hitam tersebut.
Kehadiran Salah di Istanbul turut mendongkrak nilai komersial klub, di mana saham Trabzonspor dilaporkan langsung melonjak sebesar 6,5 persen menyusul pengumuman resmi negosiasi ke Bursa Efek Istanbul.
Langkah ini sekaligus memupus spekulasi sebelumnya yang sempat mengaitkan masa depan sang penyerang dengan ketertarikan dari klub-klub Arab Saudi.
Trabzonspor, klub yang telah meraih tujuh gelar Liga Turki dan finis di posisi ketiga musim lalu, berhasil memenangkan perburuan tanda tangan pemain yang kini berstatus sebagai agen bebas.
Status tersebut didapat setelah Salah meninggalkan Liverpool pada akhir musim lalu. Selama membela klub Merseyside tersebut,
ia menahbiskan diri sebagai salah satu legenda terbesar Premier League dengan mempersembahkan dua gelar liga serta trofi Liga Champions di antara delapan gelar mayor lainnya. Catatan 257 gol dari 442 penampilan menegaskan statusnya sebagai figur historis di Anfield.
Kendati demikian, musim terakhirnya bersama Liverpool diwarnai oleh penurunan performa yang signifikan.
Ia hanya membukukan 12 gol di semua kompetisi, merosot tajam dari 34 gol pada musim sebelumnya, yang juga diiringi dinamika internal serta ketegangan publik dengan mantan pelatih Arne Slot.
Situasi tersebut mendorong sang pemain mengumumkan kepergiannya pada Maret lalu, meski kontraknya sedianya baru akan berakhir pada 2026.





