Pemerintah Gratiskan Paket Medical Check-Up Nasional

Layanan Kesehatan Sasar Semua Kelompok Usia

Jakarta – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) resmi meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis atau Medical Check-Up (MCU) bagi seluruh masyarakat.

Program strategis ini bertujuan memperkuat deteksi dini penyakit kronis guna meningkatkan kualitas hidup warga di berbagai tingkatan usia.

Langkah ini menandai pergeseran besar paradigma kesehatan nasional dari pengobatan (kuratif) menuju pencegahan (preventif).

Melalui kebijakan ini, paket pemeriksaan yang biasanya memakan biaya jutaan rupiah kini dapat diakses secara cuma-cuma oleh warga.

Pemerintah mengintegrasikan layanan ini ke dalam ekosistem digital untuk mempermudah akses.

Masyarakat diarahkan untuk menggunakan aplikasi SATUSEHAT Mobile sebagai pintu utama pendaftaran serta pemantauan hasil pemeriksaan secara transparan.

Skema Pemeriksaan Berbasis Kelompok Usia

Berdasarkan data Kemenkes, Kebijakan ini dirancang secara spesifik dengan membagi kategori pemeriksaan menjadi tiga kelompok utama.

Hal ini dilakukan agar parameter kesehatan yang diperiksa sesuai dengan risiko risiko usia masing-masing:

  • Kategori Anak (7–18 Tahun): Fokus pada pemantauan tumbuh kembang, fungsi panca indra, kesehatan gigi, status gizi, hingga skrining penyakit menular (TBC & Hepatitis). Remaja putri juga mendapatkan skrining anemia dan imunisasi HPV.
  • Kategori Dewasa: Menyasar kelompok produktif dengan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM). Meliputi fungsi ginjal, risiko jantung (EKG), hingga skrining kanker (Payudara, Serviks, Usus). Termasuk pemeriksaan kesiapan kesehatan bagi calon pengantin.
  • Kategori Lansia: Difokuskan pada pemeliharaan kualitas hidup dan geriatri. Mencakup deteksi risiko stroke, kesehatan jiwa, fungsi hati, hingga skrining kanker paru dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Digitalisasi Layanan Melalui SATUSEHAT

Kemenkes menekankan bahwa modernisasi ini bertujuan menciptakan data kesehatan nasional yang terintegrasi. Dengan sistem digital, setiap riwayat medis warga akan terekam secara akurat dan berkelanjutan dalam satu platform.

“Masyarakat diimbau untuk segera mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile yang tersedia di Playstore maupun Appstore untuk mengakses program ini,” tulis keterangan resmi di laman aplikasi SATUSEHAT.

Penggratisan layanan ini memberikan penghematan signifikan bagi warga, mengingat nilai paket pemeriksaan ini berkisar antara Rp 655.000 hingga Rp 1.130.000 per orang.

Dengan menekan angka keterlambatan deteksi penyakit, pemerintah optimistis dapat mengurangi beban finansial negara dalam jangka panjang. Masyarakat dapat memantau informasi lokasi fasilitas kesehatan penyedia layanan melalui kanal resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id.(NR)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *