Milan, Italia – Pisa menerima pelajaran keras dari pemimpin klasemen Serie A, Inter Milan, dalam kunjungannya menuju stadion San Siro pada Sabtu (24/01/26).
Pisa sempat mengejutkan tuan rumah dengan meraup keunggulan 2-0 dalam periode awal pertandingan. Akan tetapi, kedua gol tersebut memicu amarah Nerazzurri, yang setelah ini tidak menunjukkan belas kasihan kepada tamu mereka.
Pisa langsung diingatkan mengapa Inter saat ini memuncaki tangga klasemen, ketika Nerazzurri membatalkan keunggulannya dengan enam gol yang menghancurkan harga diri para pendatang.
Pada akhirnya, Inter menghindari kekhawatiran dini dan mengklaim kemenangan telak 6-2 dalam pertemuan kali ini.
Laga ini dibuka oleh penyerang Pisa, Stefano Moreo, yang merobek gawang Inter dengan dua gol sebelum setengah jam waktu pertandingan.
- 11’: Moreo membuka papan skor dengan sebuah gol indah, dimana ia mencuri umpan kiper Yann Sommer dan melepaskan tembakan lambung dari jarak jauh yang melayang tepat ke dalam gawang kosong.
- 23’: Gol kedua Moreo jauh lebih sederhana dibandingkan dengan sebelumnya. Dengan sebuah sundulan jitu, Moreo sukses mengarahkan tendangan sudut Matteo Tramoni menuju gawang Nerazzurri.
Kedua gol tersebut tentunya menjadi sumber kepercayaan diri besar bagi Pisa, yang kini yakin bahwa mereka mampu membongkar San Siro.
Tetapi, disaat yang bersamaan, Inter mulai merencanakan balasannya. Meskipun menelan dua gol pahit di hadapan pendukungnya sendiri, Inter justru mendapat suntikan motivasi untuk memperbaiki keadaan.
Tanpa membuang banyak waktu, Inter langsung melaksanakan tugasnya. Penghujung babak pertama dipenuhi oleh aksi Nerazzurri, dan pada akhirnya, ketika kedua tim memasuki jeda turun minum, keunggulan Pisa sudah musnah dan kini diganti oleh kedudukan 3-2 bagi Inter.

- 39’: Gol perdana Inter dalam pertemuan ini datang dari titik putih, berkat handball Tramoni. Piotr Zielinski, yang dipercayakan dengan tugas krusial tersebut, tidak menyia-nyiakan kesempatannya dan berhasil membuka keran gol Inter.
- 41’: Tidak lama kemudian, Lautaro Martinez menyamakan kedudukan skor antara kedua kubu. Sang kapten menyambar tendangan bebas Federico Dimarco dengan sundulan jitu yang mengembalikan harapan kepada Inter.
- 45+2: Pada menit-menit penutupan babak, Inter berhasil merebut keunggulan skor. Kali ini, umpan silang Alessandro Bastoni dituntaskan oleh kepala Pio Esposito.
Senyum lebar Pisa dari masa pembukaan laga kini diganti oleh ekspresi penuh kekecewaan dan kekhawatiran. Para pendatang tentunya masih bisa berpeluang untuk memusnahkan keunggulan Inter, tetapi, dengan tuan rumah yang kini bermain geram, peluang Pisa terlihat cukup tipis.
Tempo permainan dalam babak kedua dikuasai penuh oleh Inter, yang kini memiliki kehadiran besar di tengah lapangan.
Dengan pasukan Nerazzurri yang mengendalikan penguasan bola dengan tangan besi, Pisa hanya memiliki satu kesempatan nyata, yang sayangnya tidak pernah mengancam pertahanan Inter.
Segala keraguan mengenai status Inter sebagai pemenang laga ini langsung musnah dalam masa penutupan pertandingan, ketika Nerazzurri mengunci nasib lawannya dengan tiga gol terakhir dalam rentang waktu singkat.
- 82’: Umpan lambung Marcus Thuram terbang menuju Federico Dimarco, yang kemudian menuntaskan bola tersebut dengan sebuah tembakan voli penuh maut.
- 86’: Tidak ingin kalah dengan rekan-rekannya, Ange-Yoan Bonny bergerak lincah melewati lini belakang Pisa, dan ikut menggetarkan gawang tim tamu.
- 90+3’: Pesta Nerazzurri ditutup oleh Henrikh Mkhitaryan, yang menembus garis gawang dengan sundulan matang tepat di hadapan kiper Simone Scuffet.
Sebuah pernyataan sangat tegas dari Inter, yang juga menjadi peringatan penting bagi seluruh saingan Nerazzurri di Serie A.
Penampilan luar biasa tersebut tentu mengundang pujian dari sang pelatih, Cristian Chivu. Saat berbicara dengan DAZN, Chivu membahas reaksi para pemain ketika tertinggal 2-0 dalam awal pertandingan.
“Kami bisa saja runtuh, tetapi sebaliknya, tim terus melakukan tugasnya.” ucap Chivu. “Satu-satunya penyesalan adalah kami tidak unggul 4-2 lebih awal, hanya di akhir pertandingan.
“Tapi salut untuk para pemain, mereka memberikan segalanya untuk menjadikan musim ini kompetitif dan untuk menunjukkan bahwa kami bekerja keras untuk mencapai tujuan kami.”
Berkat hasil memukau tersebut, Inter untuk saat ini memiliki selisih enam poin dengan saingan terdekatnya di papan klasemen Serie A, AC Milan.
Dalam laga berikutnya, pasukan Nerazzurri akan bertarung di markas Borussia Dortmund, dalam laga penutupan fase liga Champions League. (VT)
Baca juga :





