Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto secara masif dan serentak melantik sejumlah pejabat tinggi negara di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (08/10/25).
Acara pelantikan ini menjadi sorotan karena melibatkan spektrum jabatan yang luas, mulai dari :
- 10 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) RI
- Dua Wakil Menteri
Kepala BP BUMN - Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang baru
- Serta dua Asisten Khusus Presiden
Langkah ini dilihat sebagai penataan ulang formasi kunci pemerintahan di awal periode, menandai komitmen Prabowo untuk memperkuat diplomasi, tata kelola kementerian, serta percepatan pembangunan daerah.
- Diplomasi Global: Sepuluh Dubes LBBP baru, termasuk penempatan strategis untuk Singapura, Belanda, dan Malaysia, resmi dilantik.
- Kepala Badan BUMN: Dony Oskaria diangkat sebagai Kepala BP BUMN, lembaga yang baru bertransformasi dari Kementerian BUMN, menunjukkan fokus pada efisiensi aset negara.
- Penguatan Kabinet: Dua Wakil Menteri baru, yakni Komjen Pol Akhmad Wiyagus sebagai Wamendagri dan Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wamenkes, hadir memperkuat koordinasi lintas sektor.
Dalam suasana khidmat, Presiden Prabowo membacakan serangkaian Keputusan Presiden (Keppres) yang menjadi dasar hukum pelantikan ini. Termasuk di antaranya Keppres No. 112P dan 113P tahun 2025 untuk para diplomat.

“Mengangkat sebagai Wakil Menteri Negara jabatan 2024–2029, Ahmad Wiyagus sebagai Wamendagri, dan Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wamenkes,” ujar Prabowo di hadapan tamu undangan.
Peta Diplomatik & Kesehatan Nasional
Pelantikan 10 Dubes dan satu Wakil Dubes, termasuk Irene sebagai Wakil Dubes untuk China, menggarisbawahi upaya Jakarta memperkuat koneksi di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Eropa.
- Dubes RI untuk Republik Arab Suriyah berkedudukan di Damascus – Lukman Hakim Siregar
- Dubes RI untuk Singapura berkedudukan di Singapura – Hotmangaradja Panjaitan
- Dubes RI untuk Kerajaan Belanda berkedudukan di Denhag – Laurentius Amrih Jinangkung
- Dubes RI untuk Republik Sosialis Vietnam berkedudukan di Hanoi – Adam Mulawarman Tugio
- Dubes RI untuk Kerjaan Belgia, Luxemberg, Uni Eropa (UE) berkedudukan di Brussels – Andy Rachmianto
- Dubes RI untuk Republik Arab Mesir berkedudukan di Kairo – Kuncoro Giri Waseso
- Dubes RI untuk Republik Azerbaijan berkedudukan di Baku – Berlian Helmy
- Dubes RI untuk Malaysia berkedudukan di Kuala Lumpur – RM Iman Hascsrya Kusumo
- Dubes RI untuk Republik Rakyat Bangladesh merangkap Republik Demokratik Federal Nepal berkedudukan di Dakha – Listyowati
- Dubes RI untuk Qatar berkedudukan di Doha- Syahda Guruh Langkah Samudera.
- Lalu, Irene sebagai Wakil Duta Besar Indonesia di pada perwakilan Indonesia di Beijing untuk Republik Rayat Tiongkok (China).
Di tingkat domestik, penambahan dua Wakil Menteri menghadirkan spesialisasi baru.
- Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus, seorang Dokter Spesialis Paru yang juga Ketua Bidang Kesehatan Partai Gerindra, diharapkan membawa terobosan.
- Wamendagri Komjen Pol Akhmad Wiyagus, perwira tinggi Polri dengan rekam jejak di bidang penegakan hukum dan tata kelola daerah, diyakini akan memperkuat sinergi pusat dan daerah.
Setelah pembacaan keputusan, prosesi sakral sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Presiden.
Papua dan Transformasi BUMN
Selain jajaran eksekutif dan diplomat, acara ini juga menjadi momen penting bagi pembangunan regional dan restrukturisasi ekonomi.

Presiden melantik Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2025–2030.
Penetapan ini menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi, atas sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah Papua.
Sementara dengan Keppres RI Nomor 109 P Tahun 2025, pelantikan Dony Oskaria sebagai Kepala BP BUMN juga secara resmi mengakhiri tugas Kementerian BUMN.
Perubahan dari Kementerian menjadi Badan Pengaturan ini sesuai dengan revisi UU BUMN, yang telah disetujui DPR RI.
Diakhir acara, formasi tim Istana juga diperkuat dengan dua Asisten Khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan untuk Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, serta Agung Gumilar Saputra untuk Bidang Analisa Data Strategis.
Pelantikan ini menegaskan langkah Presiden Prabowo memperkuat tim kepresidenan di bidang komunikasi strategis dan analisis data. (YA)





