Udine, Italia – Dua peserta lomba perebutan takhta Serie A, Inter Milan dan Napoli, saling mengukir hasil yang sama persis pada Sabtu (17/01/26).
Dalam upayanya untuk memperkuat posisinya di puncak klasemen, Inter menemukan dirinya di Stadio Friuli, dimana mereka telah ditunggu oleh Udinese. Dengan penampilan dominan, Nerazzurri membawa pulang hasil tipis 1-0.
Sementara itu di Naples, Napoli didatangi oleh Sassuolo. Serupa dengan Inter, sang juara bertahan juga menumbangkan tamunya dengan skor akhir 1-0.
Udinese 0-1 Inter Milan

Dalam sebagian besar babak pertama, tanah lapangan dikuasai oleh tangan besi Nerazzurri, yang mengubah kandang Udinese menjadi taman bermain pribadinya.
Lantas, bukan sebuah kejutan ketika keunggulan pertama diambil oleh para pendatang.
- Lautaro Martinez dan Pio Esposito, duo yang selama ini selalu memainkan peran krusial dalam kemenangan Inter, kembali menunjukkan magis mereka.
- Dalam sebuah kerja sama indah, Esposito menyajikan umpan cerdik dengan tumit kakinya kepada Martinez, yang berdiri tangguh di bawah tekanan lawannya dan menempatkan tembakannya di sudut kanan gawang pada menit ke 20.
Sepanjang babak pertama ini, Udinese tidak pernah menjadi ancaman nyata dan hanya mampu menguji kiper Yann Sommer dengan sebuah cobaan tunggal.
Namun, tempo permainan mengalami sedikit perubahan dalam babak kedua. Intensitas Inter mulai menurun, dan Udinese, yang melihat sebuah kesempatan, langsung menekan tinggi menuju daerah Nerazzurri.
Meskipun demikian, sang tuan rumah masih tidak mampu menciptakan peluang berbahaya yang menuntut kewaspadaan Inter.
Pada akhirnya, gol Martinez di babak sebelumnya menjadi sumbangan tunggal yang mendorong Inter menuju kemenangan.
Hasil akhir yang mungkin terlalu tipis bagi Inter, terutama setelah memberikan penampilan dominan di kandang Udinese.
Namun tetap saja, kemenangan tersebut merupakan langkah krusial yang memperkuat statusnya sebagai pemimpin klasemen.
“Mengenai pertandingan, kemenangan ini sangat penting karena kami tahu apa yang dibutuhkan untuk bermain di stadion ini melawan tim yang begitu kuat secara fisik dan berjuang untuk setiap bola kedua.” ujar kapten Lautaro Martinez, yang lagi-lagi menjadi penentu kemenangan Nerazzurri, dikutip dari situs resmi Inter Milan.
Kini, Inter masih kokoh di puncak klasemen dengan 49 poin. Kemenangan kali ini melebarkan jarak antara Nerazzurri dengan saingan terdekatnya, Milan dan Napoli, menjadi enam poin.
Setelah ini, Inter kembali bermain di Champions League, dimana mereka harus menerima sebuah tantangan besar.
Lawan Inter dalam pertandingan berikutnya tidak lain adalah pemimpin klasemen UCL, Arsenal, yang saat ini memiliki rekor tak terkalahkan di panggung Eropa.
Napoli 1-0 Sassuolo

Di Stadio Diego Armando Maradona, Napoli akhirnya mengakhiri momentum seri mereka dengan sebuah kemenangan tipis atas Sassuolo.
Gol yang menjadi catatan satu-satunya dalam papan skor pertemuan ini datang pada menit ke-7.
- Eljif Elmas, yang menerima umpan dari Leonardo Spinazzola, mengambil kesempatannya dari sisi kiri kotak penalti.
- Tembakan Elmas masih bisa ditangkis oleh Arijanet Muric, akan tetapi, bola yang melambung tinggi tersebut kemudian disambar oleh tendangan voli Stanislav Lobotka, yang kali ini tidak mampu dihentikan oleh sang kiper.
Sepanjang jalan pertandingan, kedua kubu saling bersaing ketat dan masing-masing memiliki beberapa kesempatan bagus yang hampir tuntas menjadi sebuah gol.
Tetapi, baik Napoli maupun Sassuolo tidak mampu menemukan jaring gawang lawannya. Situasi di tengah lapangan sempat memburuk bagi pasukan Partenopei, ketika Elmas dan Amir Rrahmani meninggalkan lapangan akibat cedera.
Napoli, yang sudah menghabiskan slot pergantian pemainnya, terpaksa menjalani sisa waktu pertandingan dengan kekurangan jumlah pemain.
Meskipun demikian, Napoli masih bisa mempertahankan dirinya menghadapi tekanan Sassuolo. Sang tuan rumah baru melepaskan nafas lega ketika peluit terakhir dibunyikan oleh sang wasit.
Kemenangan tersebut menjaga asa Napoli di posisi ketiga klasemen, namun sayangnya, hasil ini dicapai dengan harga berat.
Rrahmani dan Matteo Politano menjadi nama terbaru dalam krisis cedera yang melanda Napoli. Selain itu, Elmas juga diduga menunjukkan gejala flu.
Dalam wawancaranya dengan DAZN Italia, asisten pelatih Napoli, Cristian Stellini, menyampaikan kekhawatirannya mengenai jumlah pemain Napoli di tengah jadwal padat mereka.
“Kami merasa senang atas kemenangan ini, berkat tim yang terus bermain dalam situasi sulit, tetapi kami juga tidak tahu berapa lama lagi kami bisa mempertahankan performa ini. Kami tidak memiliki banyak pemain tersisa dan jadwal pertandingan sangat padat.”
Napoli sayangnya tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Hanya tiga hari setelah pertemuan ini, juara Italia tersebut harus bermain di Denmark melawan Copenhagen, dalam hari pertandingan ketujuh Champions League. (VT)
Baca juga :





