Pariaman – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti bergerak cepat menyalurkan bantuan awal pemulihan kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, yang menjadi korban terdampak banjir dan longsor.
Total tujuh sekolah menerima bantuan dana masing-masing Rp 25 Juta, sebagai langkah darurat agar aktivitas belajar segera pulih.
Penyerahan bantuan ini dilakukan di SMA Negeri 1 Batang Anai, sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian kunjungan Mendikdasmen di Sumatra Barat pada Jumat (05/12/25).
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas bencana di Sumatra Barat. Kami melihat proses pembersihan sudah berjalan dan hari ini kami menyerahkan bantuan untuk siswa dan guru terdampak, termasuk dukungan pembersihan sekolah. Harapannya, aktivitas belajar dapat segera pulih,” ujar Mendikdasmen Mu’ti.
Dana Langsung & Peralatan
Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen Mu’ti meninjau langsung kondisi ruang kelas dan sarana belajar yang rusak, serta mendengarkan kebutuhan mendesak dari pihak sekolah.
Selain bantuan pemulihan sarana, sejumlah paket bantuan lain juga diberikan. Berikut rincian bantuan yang diserahkan Mendikdasmen di lokasi terdampak:
- Bantuan Pemulihan Sarana: Dana Rp 25 Juta diserahkan untuk SMA Negeri 1 Batang Anai dan enam sekolah lain di Padang Pariaman.
- Bantuan Siswa: 100 paket school kit untuk siswa dan family kit untuk keluarga terdampak.
- Dukungan Guru: Dana Rp 20 Juta untuk 10 guru (masing-masing menerima Rp 2 Juta).
- Santunan Duka: Santunan sebesar Rp 5 Juta diberikan kepada keluarga seorang siswa SMP yang meninggal dunia akibat bencana.
Bantuan ini difokuskan pada pemulihan awal dan dukungan moral serta materiil kepada para pelajar dan tenaga pendidik yang terkena musibah. (NR)





