SpaceX Kirim Kru Internasional, Simulasikan Pendaratan Bulan di ISS!

Sukses Antar Empat Astronot ke ISS, Crew-11 Siap Lakukan Misi Ilmiah Penting

Florida, AS – Di bawah langit malam Florida, sebuah roket raksasa melesat, membawa harapan dan ambisi manusia.

Empat astronot dari berbagai penjuru dunia tiba di “rumah” baru mereka, sebuah laboratorium melayang di orbit Bumi, siap mengukir sejarah dan membuka kunci misteri alam semesta.

SpaceX kembali menorehkan prestasi gemilang dengan sukses meluncurkan empat astronot menuju Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Foto: Dok NASA

Setelah penerbangan selama 15 jam yang berjalan mulus, kru yang dinamai Crew-11 itu tiba dengan selamat, mengawali misi ilmiah yang akan berlangsung setidaknya selama enam bulan.

Kru ini meluncur dari Kennedy Space Center di dalam wahana antariksa Dragon, yang dibawa oleh roket andalan SpaceX, Falcon 9. Crew-11 terdiri dari empat astronot dari tiga negara berbeda:

  • Zena Cardman dan Mike Fincke dari NASAAmerika Serikat
  • Oleg Platonov dari Rusia
  • Kimiya Yui dari Jepang

Setibanya di ISS, mereka disambut hangat oleh Ekspedisi 73, kru yang sudah berada di sana. Menurut situs resmi NASA, Crew-11 akan menggantikan Crew-10, yang akan dijemput kembali ke Bumi setelah periode pertukaran kru.

Dengan kedatangan mereka, untuk sementara waktu ISS menampung 11 astronot, menunjukkan betapa ramainya laboratorium luar angkasa itu.

Crew-11 disambut oleh Ekspedisi 73 – Foto: Dok. NASA

Misi ini adalah bagian dari Program Kru Komersial NASA, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menyediakan akses luar angkasa yang andal dengan menggandeng perusahaan swasta.

Tujuannya adalah memaksimalkan penelitian di stasiun antariksa, dan mendukung misi di luar orbit Bumi rendah di masa depan.

Misi Sains & Persiapan Eksplorasi Jangka Panjang

Foto: Dok. NASA

Selama enam bulan ke depan, Crew-11 akan disibukkan dengan berbagai penelitian ilmiah yang krusial untuk persiapan eksplorasi di luar orbit Bumi, diantaranya adalah :

  • Mensimulasikan pendaratan di bulan, menguji strategi dan teknologi untuk misi Artemis di masa depan.
  • Menguji strategi untuk melindungi penglihatan astronot, sebuah masalah kesehatan yang sering dialami di luar angkasa.
  • Mempelajari pembelahan sel tumbuhan dan efek gaya berat mikro pada virus pembunuh bakteri.
  • Bereksperimen untuk menghasilkan sel punca manusia dalam jumlah yang lebih besar, membuka jalan bagi terobosan medis.
  • Menghasilkan nutrisi sesuai kebutuhan, sebuah riset penting untuk misi luar angkasa jangka panjang.

Melalui misi ini, Crew-11 tidak hanya melanjutkan pekerjaan yang sudah dilakukan oleh para astronot sebelumnya, tetapi juga meletakkan fondasi penting untuk masa depan penjelajahan manusia di luar angkasa.

Setiap eksperimen yang mereka lakukan di ISS, akan membawa umat manusia selangkah lebih dekat untuk memahami tantangan dan peluang yang menanti di alam semesta yang luas. (VT)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *