London, Inggris – Sepakbola bukan sekadar angka di papan skor, melainkan tentang bagaimana sebuah tim merespons kehancuran.
Di bawah lampu sorot Stamford Bridge yang ikonik, Chelsea mengukir salah satu comeback paling emosional musim ini.
Sempat tertinggal dua gol dan kehilangan arah di babak pertama, armada Liam Rosenior bangkit dari “kematian” untuk membungkam West Ham United 3-2 melalui gol dramatis Enzo Fernandez di masa injury time, pada Minggu (31/01/26) dinihari.
Kemenangan ini membawa The Blues kembali menembus posisi empat besar klasemen Premier League dengan koleksi 40 poin.
Eksperimen Nyaris Berujung Petaka
Liam Rosenior mengambil risiko besar dengan melakukan tujuh rotasi pemain, pasca-laga melelahkan di Napoli. Hasilnya, babak pertama yang ingin dihapus dari memori setiap pendukung Chelsea.
Meski mendominasi 87 persen penguasaan bola di 15 menit awal, lini pertahanan Chelsea justru terlihat rapuh. Eksperimen Rosenior tampak gagal, dan Stamford Bridge mulai diselimuti kecemasan.
- Jarrod Bowen membungkam publik tuan rumah lebih dulu untuk mengubah skor menjadi 0-1.
- Disusul tendangan keras Crysencio Summerville yang membuat skor menjadi 0-2 sebelum turun minum.
Momen Kebangkitan Chelsea
Usai jeda turun minum, Rosenior melakukan tiga pergantian sekaligus, yaitu Fofana, Cucurella, dan Joao Pedro.
- Efek Instan: Joao Pedro memperkecil kedudukan di menit ke-57, mengubah atmosfer stadion secara instan.
- Sundulan ‘Terbang’: Marc Cucurella menyamakan kedudukan 2-2 di menit ke-70 lewat aksi heroik menyambar bola rebound.
- Drama Menit Akhir: Enzo Fernandez mengunci kemenangan di menit ke-90+2, diikuti kartu merah untuk bek West Ham, Jean-Clair Todibo.

Saat peluit panjang berbunyi, emosi Pelatih The Blues, Liam Rosenior tumpah di pinggir lapangan. Ia memuji semangat juang anak asuhnya yang menolak untuk layu, meski tenaga terkuras habis oleh jadwal padat.
“Pelajaran terbesar bagi saya malam ini adalah ada semangat, daya juang, dan ketangguhan dalam grup ini yang sangat saya sukai. Kita bicara soal bereaksi positif terhadap rintangan, dan itu terlihat jelas di babak kedua,” ungkap Rosenior dikutip dari Situs Resmi Chelsea.
Dengan hasil ini, Chelsea kini duduk manis di peringkat keempat klasemen sementara, unggul dua poin dari Manchester United. Momentum ini menjadi modal krusial mengingat tantangan berat sudah menanti di depan mata.
Chelsea akan melakukan Derby London melawan Arsenal di leg kedua semifinal Piala Liga, sebelum perjalanan tandang menuju markas Wolverhampton Wanderers. (*)
Baca juga :





