London, Inggris – Stamford Bridge kembali menjadi panggung drama yang menyesakkan bagi publik London Barat.
Chelsea terpaksa berbagi satu poin dengan rival lamanya, Leeds United, dalam laga Premier League yang berakhir imbang 2-2 pada Rabu (11/02/26) dinihari.
Meski sempat memegang kendali penuh dengan keunggulan dua gol, “The Blues” harus membayar mahal harga sebuah kelengahan yang membuat kemenangan menguap begitu saja.
Chelsea turun dengan ambisi balas dendam atas kekalahan di Elland Road Desember lalu, sementara Leeds datang dengan organisasi permainan yang sempat membuat barisan pertahanan tuan rumah pontang-panting di 15 menit pertama.
Palmer-Pedro Melambungkan Asa
Sepakbola seringkali tentang harmoni, dan pada laga kali ini Stamford Bridge sempat terhipnotis duet Cole Palmer dan Joao Pedro.
Keduanya menunjukkan mengapa mereka adalah aset paling berharga di lini serang Chelsea saat ini.
- Gol Pembuka: Berawal dari kejelian Josh Acheampong memotong alur bola Leeds, transisi cepat yang melibatkan Enzo Fernandez dan Andrey Santos membebaskan Palmer. Sebuah umpan terobosan manis diselesaikan Joao Pedro dengan tendangan chip yang melewati Karl Darlow.
- Keunggulan Ganda: Tekanan tanpa henti membuat bek Leeds, Jaka Bijol, melakukan pelanggaran konyol terhadap Joao Pedro. Cole Palmer yang maju sebagai algojo melepaskan penalti mematikan ke pojok bawah gawang, mengubah skor menjadi 2-0.
Hingga titik ini, Chelsea tampak akan menang mudah. Namun, sepakbola punya cara sendiri untuk menghukum mereka yang merasa sudah di atas angin.

Harga Sebuah Kelengahan
Memasuki pertengahan babak kedua, Leeds United membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang mudah menyerah.
- “The Whites” mendapatkan sedikit nafas melalui penalti Lukas Nmecha setelah Moises Caicedo melakukan pelanggaran di area terlarang.
- Momen krusial terjadi hanya beberapa menit kemudian. Sebuah bola pantul liar di kotak penalti Chelsea memicu keraguan massal di lini belakang.
- Di tengah kekacauan tersebut, Noah Okafor muncul sebagai “hantu” yang mencocor bola ke gawang kosong. Skor 2-2 seketika membungkam Stamford Bridge.
Meski Liam Rosenior mencoba memasukkan tenaga baru seperti Pedro Neto dan Liam Delap, tembok pertahanan Leeds sudah terlanjur rapat.
Peluang emas Joao Pedro yang membentur mistar gawang di masa injury time menjadi simbol betapa dekatnya—sekaligus jauhnya—Chelsea dari kemenangan dalam pertandingan itu.
Skor imbang ini menjadi pelajaran berharga bagi skuat muda Chelsea, tentang pentingnya menjaga fokus hingga peluit akhir berbunyi.
Di bawah langit London yang kelabu, The Blues harus segera membasuh luka mereka. Ujian berikutnya sudah menanti di kompetisi Piala FA melawan Hull City. (*)
Baca juga :





