Tembus 102.900 Unit, Mampukah BP Tapera Amankan Sisa Kuota 350 Ribu Rumah ?

Rumah Bagi Yang Berhak, Babak Baru BP Tapera Menjawab Mimpi Jutaan Keluarga MBR

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sekaligus Ketua Komite BP Tapera, Maruarar Sirait meresmikan Kantor Pusat Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) di Graha Mandiri, Menteng, Jakarta Pusat.

Peresmian ini menandai penguatan infrastruktur dan tata kelola pembiayaan perumahan, guna mengejar target ambisius penyaluran 350.000 unit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang tahun 2026 bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Langkah strategis ini menjadi bagian terintegrasi dalam percepatan Program Tiga Juta Rumah, yang dicanangkan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan hadirnya markas anyar ini, koordinasi lintas kementerian, perbankan penyalur, serta para pengembang perumahan diharapkan dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan terukur.

Tren Positif: Angka Menjadi Kepastian Huni

Menteri PKP, Maruarar Sirait menegaskan bahwa program FLPP terus mencatatkan tren pertumbuhan yang signifikan.

Meski bukan skema baru, efektivitas dan jangkauannya terus meluas di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pertumbuhan realisasi penyaluran rumah subsidi dari tahun ke tahun mencatatkan angka konkret:

  • Tahun 2023: Terealisasi sebanyak 228.000 unit rumah subsidi.
  • Tahun 2025: Meningkat tajam menjadi 278.000 unit.
  • Tahun 2026 (Hingga pertengahan Juli): Telah menembus angka lebih dari 102.900 unit.

Target 350.000 unit pada tahun 2026 dipandang optimistis dapat dicapai melalui kerja keras, kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan, serta komitmen penuh BP Tapera sebagai pengelola dana pembiayaan.

Foto: Dok. KemenPKP

Peresmian kantor baru ditandai dengan pemotongan pita oleh Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas strategis.

Kantor Pusat di Graha Mandiri Lantai 5 ini dirancang khusus sebagai pusat komando eksekutif, koordinasi strategis, dan administrasi internal lembaga.

Infrastruktur Pemrosesan Data & IT di kantor itu menjadi tulang punggung operasional Sistem Informasi Tabungan Perumahan Rakyat (SITARA) guna memastikan penyaluran pembiayaan berlangsung transparan dan akuntabel.

Penguatan teknologi informasi ini bertujuan mempercepat layanan konsultasi bagi peserta, pekerja, pemberi kerja, perbankan penyalur, hingga pengembang perumahan subsidi.

“BP Tapera tantangannya banyak dan punya harapan dari rakyat dan pengembang. Dituntut untuk sangat berintegritas, sesuai target dan aturan dan bekerja dengan penuh terobosan terutama sumber daya manusianya. Saya doakan bermanfaat untuk MBR karena kebahagiaan kita adalah ketika rakyat memiliki rumah yang layak,” ujar Maruarar Sirait.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa kepindahan lokasi kantor ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat pelayanan dan menjaga keberlanjutan pengelolaan dana pembiayaan perumahan. (*)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *