Londin, Inggris – Era kepelatihan Xabi Alonso di Chelsea resmi dimulai dengan kemenangan tipis atas lawannya yang berlangsung
di stadion Craven Cottage pada hari Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB dini hari.
Di balik hasil positif tersebut, lini pertahanan dan posisi penjaga gawang masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar bagi sang manajer baru.
Pertandingan baru berjalan 31 detik ketika João Pedro menjebol gawang lawan. Gol kilat ini menyamai rekor gol tercepat dalam debut manajer Liga Primer sejak 2002 silam.
- Gol Kilat: João Pedro mencetak gol pembuka saat laga baru berjalan 31 detik.
- Peran Kunci: Cole Palmer terlibat dalam seluruh proses tiga gol kemenangan Chelsea.
- Lini Tengah: Duet Roméo Lavia dan Reece James diturunkan akibat absennya beberapa pemain utama.

Gaya permainan Chelsea di bawah arahan Xabi Alonso terlihat jauh lebih agresif dibandingkan era sebelumnya.
Tim tampil mengandalkan transisi cepat dan serangan balik yang mematikan, menggantikan pendekatan lama yang cenderung lambat dan penuh kontrol.
Namun, pendekatan terbuka ini membuat permainan berjalan sangat terbuka dan berisiko tinggi.
Para pengamat mencatat bahwa gaya bermain yang agresif kerap meninggalkan celah besar di lini tengah yang berhasil dimanfaatkan oleh lawan.
Persoalan paling mencolok terlihat di sektor penjaga gawang yang kembali menjadi titik lemah Chelsea. Robert Sánchez dinilai melakukan kesalahan posisi yang berujung pada terciptanya gol-gol tim lawan sepanjang pertandingan.
“Masih ada kelemahan mencolok di sektor penjaga gawang, namun tanda-tanda awal dari sistem Xabi Alonso menjanjikan tontonan yang menarik,” tulis laporan analitis BBC Sport.
Hingga kini, manajemen klub belum mendatangkan penjaga gawang baru yang sepadan untuk bersaing di level tertinggi. Kondisi ini dinilai dapat menjadi hambatan serius bagi ambisi klub dalam perebutan gelar musim kompetisi ini.(YA)





