Lens, Prancis – Di bawah langit Bollaert-Delelis yang bergetar, penantian selama 28 tahun akhirnya meluruh menjadi sebuah perayaan yang memekakkan telinga.
Bagi para pendukung setia “Blood and Gold”, kemenangan laga itu bukan sekadar angka di papan skor, melainkan tiket menuju mimpi yang telah lama tertidur.
RC Lens berhasil memastikan langkah bersejarah ke babak final Piala Prancis (Coupe de France) setelah menghancurkan Toulouse FC dengan skor telak 4-1 di Stadion Bollaert-Delelis.
Kemenangan ini mengakhiri dahaga panjang klub, sejak terakhir kali mereka merasakan atmosfer laga final di tahun 1998 silam.
Empat gol kemenangan skuad asuhan Pierre Sage masing-masing dicetak Florian Thauvin, Allan Saint-Maximin, Matthieu Udol, dan Adrien Thomasson.
Penampilan dominan ini memastikan “Blood and Gold” berangkat ke Stade de France, untuk memperebutkan trofi bergengsi Credit Agricole French Cup.

Badai Serangan Blood & Gold
Tampil di hadapan ribuan pendukung fanatik, Lens langsung menggebrak sejak awal pertandingan.
- Baru sembilan menit laga berjalan, Florian Thauvin membuka keunggulan lewat titik putih setelah dirinya dijatuhkan Pape Diop di kotak terlarang. Dengan tenang, Thauvin mengarahkan bola ke sudut kiri atas gawang.
- Dominasi Lens berlanjut pada menit ke-20 saat Allan Saint-Maximin mencetak gol spektakuler lewat tembakan melengkung usai mengecoh bek lawan.
- Meski Toulouse sempat membalas semenit kemudian lewat gol Santiago Hidalgo, Lens tidak mengendurkan serangan.
- Matthieu Udol menutup babak pertama dengan gol di menit ke-35 memanfaatkan umpan tarik Saud Abdulhamid, membawa Lens unggul 3-1 sebelum jeda.
Memasuki babak kedua, Lens tetap memegang kendali permainan. Odsonne Edouard dan Allan Saint-Maximin berulang kali mengancam gawang Kjetil Haug melalui aksi-aksi individu yang memukau.
Ketangguhan lini tengah yang digalang kapten Adrien Thomasson, membuat Toulouse sulit mengembangkan permainan.

Gol penutup kemenangan Lens tercipta pada menit ke-74. Berawal dari bola muntah hasil tendangan bebas Florian Thauvin yang gagal dibuang sempurna oleh kiper lawan.
Kemudian Saud Abdulhamid dengan cerdik memberikan bola kepada Adrien Thomasson yang berdiri bebas. Sontekan pelan Thomasson ke gawang kosong membuat seluruh stadion meledak dalam kegembiraan.
Pierre Sage dan pasukannya kini hanya berjarak satu pertandingan lagi dari trofi juara. Performa spektakuler laga ini menjadi modal berharga untuk menghadapi laga puncak di stadion nasional Prancis. (*)
Hasil Lainnya Coupe de France :
- Nice vs Strasbourg: 2-0
Baca juga :





