Kembali ke Masa Lalu: Trump Hidupkan Lagi Tes Kebugaran Presiden, Apa Dampaknya bagi Anak-anak ?

Presiden Trump Kembalikan Tes Kebugaran di Sekolah, Didampingi Dewan Olahraga yang Diwarnai Nama Nama Atlet & Tokoh Kontroversial

Washington, AS – Di hadapan beberapa wajah terkenal dari dunia olahraga, sebuah tradisi lama dihidupkan kembali.

Presiden Amerika, Donald Trump mengumumkan kembalinya program yang pernah menjadi bagian dari masa lalu banyak warga Amerika, dengan harapan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih aktif dan sehat.

Dilansir dari CNN, Trump akan kembali memberlakukan Tes Kebugaran Presiden untuk anak-anak di sekolah umum Amerika Serikat.

Pengumuman ini disampaikan dengan megah di Gedung Putih, didampingi oleh sejumlah atlet ternama.

Tes Kebugaran Presiden, yang dimulai pada era 1950-an, merupakan serangkaian tes fisik yang dirancang untuk mengukur kesehatan dan kebugaran anak-anak, seperti lari sejauh 1 mil, sit-up, dan berbagai aktivitas peregangan otot.

Program ini sempat dihentikan pada masa pemerintahan Presiden Barack Obama dan digantikan oleh Program Kebugaran Muda Presiden, yang lebih berfokus pada pendekatan berbasis sains dan teknologi untuk melawan obesitas pada anak.

Presiden Trump melihat pengembalian tes ini sebagai sebuah tradisi penting.

“Dari akhir 1950-an hingga 2013, para sarjana pascasarjana di seluruh negeri kami berkompetisi satu sama lain dalam Tes Kebugaran Presiden, dan itu merupakan hal yang luar biasa. Ini adalah tradisi yang luar biasa, dan kami akan menghidupkannya kembali,” ujar Trump, dikutip dari CNN.

Dewan Baru & Figur Sorotan

Untuk mendukung inisiatif ini, Presiden Trump juga membentuk Dewan Presiden untuk Olahraga, Kebugaran, dan Gizi. Dewan yang beranggotakan 30 orang ini diisi oleh atlet dan tokoh senior dari dunia olahraga Amerika.

Dewan ini memiliki beberapa agenda, termasuk:

  • Mengatasi isu-isu terkait atletik tingkat perguruan tinggi, seperti portal transfer yang mempermudah atlet berpindah sekolah.
  • Mengembangkan kriteria baru untuk Penghargaan Kebugaran Presiden.

Beberapa nama yang mencolok dalam dewan tersebut adalah :

  • Pemain Golf Annika Sorenstam dan Bryson DeChambeau
  • Kepala konten dan mantan Pegulat WWE, Paul “Triple H” Levesque
  • Mantan pemain NFL legendaris Lawrence Taylor. Kehadiran Taylor menjadi sorotan, mengingat ia adalah sosok kontroversial yang terdaftar sebagai pelaku pelecehan seksual pada tahun 2011 lalu.
Lawrence Taylor (Jas abu-abu) Foto: Dok. AP News

Dikutip dari AP News, Taylor sempat berbicara singkat dalam acara penandatanganan perintah eksekutif tersebut.

“Saya bangga berada di tim ini,” ucap Taylor. “Entah kenapa, entah apa yang seharusnya kita lakukan, tapi saya di sini untuk melayani. Dan saya di sini untuk melayani Anda.”

Inisiatif ini juga dilihat sebagai bagian dari upaya Presiden Trump untuk mempersiapkan Amerika Serikat sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga besar yang akan datang, seperti Piala Ryder 2025, Piala Dunia FIFA 2026, dan Olimpiade 2028.

“Saya selalu suka berolahraga. Saya jago olahraga,” katanya, dilansir dari AP News. “Ketika kita benar-benar fokus pada olahraga, kita tidak memikirkan hal lain. Sampai batas tertentu, inilah salah satu alasan saya menyukai golf. Kita bisa bersantai sejenak selama beberapa jam.”

Sebelumnya, Presiden Trump juga telah menandatangani perintah eksekutif yang mewajibkan pihak berwenang federal untuk mengklarifikasi, apakah atlet perguruan tinggi dapat dianggap sebagai karyawan di universitas tempat mereka bermain, sebuah isu yang telah lama menjadi perdebatan.

Kembalinya Tes Kebugaran Presiden ini adalah sebuah langkah yang memadukan nostalgia dengan ambisi besar.

Meskipun tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan anak muda, inisiatif ini juga memunculkan perdebatan, terutama terkait figur kontroversial yang terlibat dalam dewan.

Apakah program ini akan berhasil membawa dampak positif bagi generasi muda Amerika, atau justru menjadi panggung bagi kontroversi lain ? (VT)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *