Surabaya – Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mengambil langkah untuk mempererat hubungan dengan mitra kerjanya melalui pembagian 2.000 paket makanan.
Kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh wilayah operasional perusahaan, menyasar para Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), pengemudi truk, dan pekerja lainnya.
Aksi yang dilakukan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan SPTP, dalam menjaga stabilitas dan efisiensi rantai pasok.
Menurut data internal perusahaan, kelancaran operasional sangat bergantung pada koordinasi yang solid antara manajemen dan para pekerja di lapangan.
Sinergi di Jantung Rantai Pasok
Di seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, momen kebersamaan ini terjadi secara serentak.
Lebih dari 2.000 paket makanan dibagikan, menjangkau para pekerja yang selama ini menjadi nadi utama ekosistem pelabuhan. Pembagian paket makanan ini menjadi simbol apresiasi terhadap kontribusi mereka.
Sekretaris Perusahaan SPTP, Widyaswendra menjelaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pembagian, melainkan penegasan akan pentingnya kolaborasi.
“Para pengemudi truk dan TKBM adalah pilar utama operasional kami. Dengan menjaga hubungan baik dan saling mendukung, kami yakin semangat positif ini akan meningkatkan kinerja dan membawa manfaat bagi semua pihak,” ujar Widyaswendra.

Di lapangan, respons positif datang dari para pekerja. Sugeng, seorang pengemudi truk di TPK Ambon, mengungkapkan, “Kami merasa dihargai. Ini menunjukkan bahwa perusahaan peduli terhadap kondisi di lapangan.”
Secara keseluruhan, inisiatif ini menunjukkan pendekatan SPTP dalam mengelola hubungan industrial.
Alih-alih hanya berfokus pada infrastruktur, perusahaan juga menempatkan faktor manusia sebagai elemen kunci dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada efisiensi logistik nasional.(AM)





