Madrid, Spanyol – Antoine Griezmann kembali membuktikan dirinya sebagai maestro comeback.
Masuk dari bangku cadangan di babak kedua, Super Sub asal Prancis ini hanya butuh 28 detik untuk mencetak gol dan mengubah jalannya pertandingan.
Berkat brace Griezmann, Atletico Madrid berhasil menaklukkan Levante dengan skor akhir 3-1 di Riyadh Air Metropolitano.
Kemenangan ini krusial bagi skuad Diego Simeone, karena hasil ini membuat Los Colchoneros menyamai poin rival abadi mereka, Barcelona, di posisi kedua klasemen sementara LaLiga.
Atletico menunjukkan ketajaman yang konsisten, namun Levante berjuang keras sebelum akhirnya dipukul telak oleh efisiensi Griezmann.
Drama & Gol Bunuh Diri
Atletico Madrid memulai pertandingan dengan determinasi tinggi, ingin mengontrol bola sejak peluit awal. Tekanan mereka berbuah hasil di menit ke-12, meskipun melalui cara yang tidak terduga.
- Umpan silang Pablo Barrios berbelok dan mengenai badan pemain Levante, Adrian de la Fuente (Dela), yang mengubahnya menjadi gol bunuh diri (1-0).
- Namun, Levante menunjukkan respons yang cepat dan berani. Hanya sembilan menit berselang, dari skema tendangan sudut, Jon Olasagasti mengirim umpan akurat yang disundul masuk oleh Manu Sanchez (1-1).
- Setelah gol penyama, Granota (julukan Levante) bekerja keras menahan gempuran Atletico, terutama melalui rentetan tendangan sudut di akhir babak pertama dan berhasil menjaga skor tetap imbang 1-1 hingga turun minum.
Griezmann Mengubah Segalanya
Keputusan Diego Simeone untuk memasukkan Griezmann pada menit ke-61 terbukti jenius, dan langsung mematikan.
- Gol Instan (2-1): Hanya 28 detik setelah menginjakkan kaki di lapangan, Antoine Griezmann menerima umpan datar dari Marcos Llorente. Dengan sentuhan pertamanya, ia langsung menceploskan bola dan menjadikannya gol tercepat yang dicetak oleh pemain pengganti di LaLiga sejak Borja Mayoral pada Februari.
- Gol Pengunci (3-1): Pada menit ke-80, Antoine Griezmann kembali menjadi penentu. Menyambut bola rebound dari tembakan Julian Alvarez yang ditepis Ryan, Griezmann memastikan gol keduanya, mengunci kemenangan.

Gol Griezmann ini menyoroti kelemahan utama Levante, dimana mereka kini telah kebobolan 15 gol di babak kedua musim ini, yang merupakan angka tertinggi di LaLiga.
Levante menunjukkan semangat juang yang patut diacungi jempol hingga menit akhir. Setelah gol ketiga Atletico, mereka berhasil mencetak gol kedua melalui Carlos Alvarez, yang diharapkan dapat memperkecil jarak.
Sayangnya, wasit, setelah meninjau VAR, memutuskan bahwa gol tersebut dianulir karena offside. Momen ini memastikan Granota pulang dengan tangan kosong dari Madrid.
Kemenangan 3-1 ini tidak hanya mengamankan tiga poin berharga, tetapi juga menggarisbawahi kekuatan historis Atletico Madrid.
Klub itu kini berhasil mencetak gol di 12 pertandingan pembuka LaLiga secara beruntun, pencapaian yang hanya pernah terjadi pada musim 1982-83 di bawah Luis Aragones.
Dengan menyamai poin Barcelona, Los Colchoneros kembali menempatkan diri di jalur persaingan gelar yang ketat. (*)
Hasil lainnya La Liga :
- Elche vs Real Sociedad: 1-1
- Girona vs Deportivo Alaves: 1-0
- Sevilla vs Osasuna: 1-0
Baca juga :





