Turin, Italia – AC Milan menorehkan salah satu kemenangan paling dramatis musim ini, bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menaklukkan Torino 3-2 di Matchday 14 Serie A.
Bertanding di Turin, Rossoneri dikejutkan dua gol cepat dalam 17 menit pertama, namun mental baja mereka berbicara.
Christian Pulisic keluar sebagai pahlawan dengan dua golnya, memastikan Milan menyamai perolehan 31 poin milik Napoli di puncak klasemen dan mematahkan “tabu” kemenangan tandang atas Torino yang bertahan sejak 2021.
Awal Mimpi Buruk
Laga yang seharusnya menjadi penegasan ambisi Milan, justru diawali dengan kepanikan. Hanya dalam 17 menit, tim asuhan Landucci (menggantikan Allegri yang diskors) sudah tertinggal 0-2 dari Granata.
- Gol Penalti (10′): Torino unggul melalui penalti yang dieksekusi Vlasic, setelah handball yang dilakukan Fikayo Tomori.
- Gol Kedua (17′): Tujuh menit berselang, Zapata menggandakan keunggulan, memanfaatkan assist dari Vlasic.
- Gol Milan (24′): Adrien Rabiot segera memperkecil ketertinggalan melalui tembakan keras dari luar kotak penalti, memanfaatkan umpan Fikayo Tomori.
- Milan Cedera (31′): Namun keadaan semakin memburuk ketika bintang utama Milan, Rafael Leao, harus ditarik keluar karena cedera, dan Milan masuk ke ruang ganti dengan defisit tipis 2-1.

Supersub Mengubah Segalanya
Babak kedua menjadi panggung bagi Christian Pulisic. Pelatih Landucci memutuskan memasukkan Pulisic menggantikan Bartesaghi pada menit ke-66, sebuah keputusan yang terbukti jenius.
- Gol Penyeimbang (67′): Hanya 39 detik setelah menginjak rumput, Pulisic langsung mencetak gol penyeimbang 2-2. Menerima assist dari Saelemaekers, Christian Pulisic menunjukkan instingnya sebagai target man dadakan.
- Gol Kemenangan (77′): Christian Pulisic kembali membuktikan dirinya sebagai pemain paling menentukan di lapangan. Setelah sempat Loftus-Cheek mengancam, Pulisic melengkapi comeback sensasional tersebut dengan tembakan kaki kiri dari umpan silang Ricci, mengubah skor menjadi 3-2.

Brace Pulisic ini tidak hanya membalikkan skor, tetapi juga membalikkan suasana hati di Turin, menunjukkan kemampuan Milan untuk bereaksi luar biasa di bawah tekanan.
Setelah unggul, pertahanan Milan yang dikomandoi Maignan tampil solid, menahan setiap upaya Torino untuk menyamakan kedudukan.
Milan berhasil mengontrol penuh pertandingan di menit-menit akhir dan mengamankan tiga poin krusial. Rossoneri kini memiliki 31 poin, menyamai perolehan Napoli dan bersaing ketat di puncak klasemen Serie A.
Laga di Turin ini akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling heroik Milan musim ini. Tertinggal dua gol di awal, menghadapi cedera pemain kunci, dan bermain di kandang lawan yang selama ini sulit ditaklukkan, semua elemen drama tercipta.
Kemenangan ini adalah kemenangan tandang pertama Milan atas Torino sejak 2021 lalu, dan mematahkan kutukan yang cukup lama menghantui klub. Forza Milan!
Hasil lainnya Serie A :
- Pisa vs Parma Calcio 1913: 0-1
- Genoa vs Udinese: 2-1
Baca juga :





