Nantes, Prancis – Paris Saint-Germain (PSG) menyempurnakan tahun luar biasa mereka dengan kemenangan telak 4-0 atas Vendee Fontenay Foot dalam Coupe de France, pada Sabtu (20/12/25) malam.
Bertanding di Stadion de la Beaujoire, pasukan Luis Enrique tampil dominan meski menurunkan banyak pemain muda.
Gol-gol kemenangan Les Parisiens dicetak oleh Desire Doue, Ousmane Dembele, dan sepasang gol dari Gonçalo Ramos.
Hasil ini memastikan PSG melaju ke babak 32 besar, sekaligus menutup kalender tahun 2025 yang bersejarah bagi klub ibu kota Prancis tersebut.
Regenerasi Yang Menjanjikan
Luis Enrique kembali menunjukkan keberaniannya dengan memberikan panggung, bagi para pemain akademi atau yang akrab disapa “Titi”.
Dalam laga ini, PSG menurunkan pemain-pemain muda berbakat seperti Ndjantou, Boly, hingga Renato Marin yang mencatatkan debut profesionalnya.
Kepercayaan Enrique pada darah muda bukan tanpa alasan. Musim ini, hampir 20% jam terbang tim utama PSG diisi oleh pemain di bawah usia 22 tahun.
Strategi ini terbukti ampuh meredam agresivitas tim divisi bawah, Vendee Fontenay Foot, yang mencoba memberikan perlawanan fisik sejak awal laga.
- Menit 25: Desire Doue membuka keunggulan melalui penyelesaian tenang, setelah menerima umpan terobosan cerdik dari Ousmane Dembele.
- Menit 33: Ousmane Dembele yang bertindak sebagai kapten menggandakan skor lewat titik putih, setelah Gonçalo Ramos dilanggar di kotak penalti.
Hasil dua nol bagi PSG bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, tanda jeda turun minum babak pertama.
Laju Sang Juara Antarbenua

Menyandang status sebagai juara FIFA Intercontinental Cup yang baru saja diraih, PSG bermain dengan kepercayaan diri tinggi usai turun minum.
Meski sempat ada kekhawatiran karena cederanya Boly dan Ndjantou, kedalaman skuad PSG tetap tidak tergoyahkan.
Masuknya Noah Nsoki di babak kedua untuk mencatatkan menit profesional pertamanya, menjadi simbol kuat bahwa regenerasi di bawah asuhan Luis Enrique berjalan sangat sehat.
- Menit 53: Gonçalo Ramos mencetak gol ketiga PSG, setelah menyambar umpan silang akurat dari Mayulu.
- Menit 58: Kesalahan lini belakang lawan dimanfaatkan Ramos untuk mencetak brace (gol kedua), sekaligus menutup pesta gol PSG.
Hasil empat gol tanpa balas dan menurunkan pemain generasi muda membuat PSG tidak hanya menang secara skor, tetapi juga menang secara visi masa depan.
Usai laga di Nantes, Pelatih PSG, Luis Enrique mengungkapkan rasa puasnya atas performa anak asuhnya. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa ambisi PSG tidak akan luntur di tahun depan.
“Sangat menyenangkan bermain di stadion seperti di Nantes ini. Kami tetap fokus meski melawan tim dari divisi berbeda. Target kami adalah memenangkan setiap trofi. Kami senang menutup tahun 2025 yang spesial ini dengan kemenangan, dan kami akan kembali di 2026 dengan ambisi yang lebih besar!” Tegas Enrique dikutip dari Situs Resmi PSG.
Tahun 2025 akan dikenang oleh pendukung setia PSG sebagai tahun yang penuh kejayaan. Mulai dari dominasi domestik hingga pengakuan di kancah internasional.
Kini, para pemain bisa menikmati liburan Natal dengan tenang sebelum kembali bertempur di tahun 2026.
Dengan kombinasi pemain bintang berpengalaman dan talenta muda yang terus bermunculan, Les Parisiens tampaknya masih akan menjadi momok yang menakutkan bagi siapa pun lawan mereka.
Hasil lainnya Piala Prancis :
- ASC Biesheim vs Matz: 0-3
- Freyming vs Chantily US: 0-3
- Marcquois vs Troyes: 1-3
- Bayeux vs Blois: 2-1
- Lorient vs AS Gosier: 7-0
- Lille vs St Maur Lusitanos: 1-0
- Nancy vs Grenoble: 1-1 (5-3)
- Istres vs Merignac: 0-0 (6-5)
- Toulouse vs Lyon La Duchere: 2-1
- Bethune vs Sochaux: 2-4
- Paris FC vs Raon L Etape: 3-0
- SC Bastia vs Garde Saint-Ivy Pontivy: 1-0
Baca juga :





