Bagaimana Pagar Betis Terlarang Atletico Madrid Menyingkirkan Deportivo 1-0 ?

Copa del Rey: Saat Nyali Deportivo La Coruna Dikalahkan Peluit Kontroversial dan Sihir Griezmann

La Coruna, Spanyol – Penantian 9 tahun publik Riazor untuk menyaksikan kembali tim kesayangan mereka, Deportivo La Coruna, berlaga di babak 16 besar Copa del Rey berakhir dengan rasa bangga sekaligus pedih.

Menghadapi raksasa Atletico Madrid pada Selasa (13/01/26) malam, langkah Os Nosos harus terhenti setelah kalah tipis 0-1 akibat gol tendangan bebas Antoine Griezmann yang memicu perdebatan panas.

Meski datang sebagai tim underdog, Deportivo asuhan Antonio Hidalgo menunjukkan bahwa kasta liga bukanlah penghalang untuk memberikan perlawanan harga diri.

Atletico, yang menurunkan kekuatan penuh mulai dari Antoine Griezmann hingga Julian Alvarez, dipaksa bekerja ekstra keras hingga menit terakhir sebelum akhirnya memastikan tiket ke babak berikutnya.

Pertempuran Sengit Sejak Awal

Deportivo memulai laga dengan rotasi berani, memasukkan nama-nama seperti Sergio Escudero yang baru pulih, serta talenta akademi Bil dan Noe.

Di sisi lain, Atletico Madrid yang baru saja tersingkir dari Piala Super Spanyol, tidak main-main. Mereka langsung menggempur pertahanan tuan rumah lewat aksi Ruggeri dan Griezmann.

  • Babak pertama berjalan sangat terbuka. Menit ke-41, tribun Riazor sempat terdiam saat tendangan keras Griezmann menghantam mistar gawang.
  • Namun, Deportivo membalas lewat serangan balik cepat Eddahchouri yang memaksa kiper Atletico, Musso, jatuh bangun menyelamatkan gawangnya.

Skor kacamata bertahan hingga turun minum, diiringi tepuk tangan meriah dari pendukung Anosafunza.

Gol “Ilegal” Griezmann ?

Petaka bagi Deportivo datang di babak kedua melalui skema bola mati. Antoine Griezmann melepaskan tendangan bebas melengkung yang bersarang di pojok gawang German.

Namun, gol ini langsung menuai protes keras dari para pemain Deportivo terkait pagar betis. Kapten Deportivo, Jose Angel, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya di mixed zone.

Meski tertinggal, Deportivo tidak lantas layu. Masuknya Yeremay dan Noe mengubah dinamika permainan.

Deportivo bahkan sempat mengurung Atletico, tim dengan anggaran terbesar ketiga di Spanyol, di area pertahanan mereka sendiri.

Peluang emas datang di menit ke-78 lewat kaki Mulattieri, namun blok krusial Marcos Llorente menggagalkan gol penyeimbang tersebut. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-1 tetap bertahan.

Meski tersingkir secara menyakitkan lewat gol kontroversial, Deportivo pulang dengan kepala tegak, meninggalkan lapangan di bawah gemuruh tepuk tangan suporter yang tahu bahwa tim mereka telah memberikan segalanya. (*)

Hasil lainnya Copa del Rey : 

  • Athletic Club vs Cultural Leonesa: 4-3
  • Osasuna vs Real Sociedad: 2-2 (3-4)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *