120 Menit Tidak Cukup, Nigeria & Maroko Tentukan Nasib Melalui Kontes Titik Putih!

Piala Afrika 2025: Maroko Melintas Menuju Babak Final Usai Menuntaskan Nigeria Dalam Babak Adu Penalti

Rabat, MarokoMaroko pada akhirnya mencapai babak krusial dalam perjalanannya di AFCON 2025.

Sang tuan rumah memastikan kehadirannya di laga final turnamen ini, usai melewati perlawanan Nigeria pada Kamis (15/01/26).

Akan tetapi, upaya Maroko untuk mengamankan tiketnya menuju babak terakhir tidak berjalan dengan semudah itu.

Meskipun dalam sepanjang jalan pertandingan ini, Maroko mendominasi tempo permainan di tengah lapangan, pasukan Singa Atlas justru memiliki kesulitan dalam membongkar pertahanan Super Eagles.

Usai menghabiskan 90 menit dalam waktu normal, dan 30 menit waktu tambahan, kedua kubu tersebut masih menempel erat dengan skor 0-0.

Lantas, pemenang laga ini ditentukan melalui babak adu penalti.

Babak Adu Penalti

Nigeria vs Maroko – Foto: Dok. CAF
  • Maroko mendapat kehormatan untuk membuka kontes titik putih ini. Neil El Aynaoui maju sebagai wakil pertama tim tuan rumah, dan dengan penuh ketenangan, sukses melaksanakan tugasnya.
  • Ia pun juga diikuti oleh penendang pertama Nigeria, Paul Onuachu, yang menaklukkan kiper Yassine Bounou. (Nigeria 1-1 Maroko)
  • Di tendangan kedua, Nigeria dan Maroko menelan nasib serupa. Tendangan Hamza Igamane diselamatkan oleh kiper Stanley Nwabali, akan tetapi, Super Eagles gagal meraih keunggulan setelah tembakan Samuel Chukwueze juga ditangani oleh Bounou. (Nigeria 1-1 Maroko)
  • Usai menyaksikan kegagalan rekan-rekan mereka, Eliesse Ben Seghir (Maroko) dan Fisayo Dele-Bashiru (Nigeria) masing-masing menemukan jaring gawang dari titik putih. (Nigeria 2-2 Maroko)
  • Malapetaka kembali menghantam Nigeria di tendangan keempat. Kapten Maroko, Achraf Hakimi, berhasil menghantam targetnya. Akan tetapi, Nigeria menggigit jari setelah Bounou menolak tendangan Bruno Onyemaechi. (Nigeria 2-3 Maroko)
  • Youssef En-Nesyri, penendang kelima Maroko, lantas menjadi penentu kontes ini. Pemain Fenerbahce tersebut wajib menaklukkan Nwabali, untuk mengunci kemenangan negaranya.
  • Meskipun membawa beban berat di punggungnya, En-Nesyri sukses menyelesaikan tugasnya dengan nada dingin, dan mengantar Singa Atlas menuju panggung final AFCON. (Nigeria 2-4 Maroko)

Reaksi Pasca Pertandingan

Untuk pertama kalinya sejak 22 tahun yang lalu, Maroko akhirnya menancapkan kaki mereka di laga final AFCON.

Sebuah prestasi manis bagi generasi emas Maroko, yang dalam beberapa tahun terakhir mengukir reputasi tidak hanya sebagai salah satu negara terkuat di benua Afrika, tetapi juga di seluruh dunia sepak bola.

Satu figur yang patut dihujani dengan pujian atas perannya dalam kemenangan ini adalah Yassine Bounou.

Kiper yang membela Al-Hilal tersebut memberikan sebuah penampilan cemerlang, dimana ia menjadi dinding kokoh Maroko di seluruh jalan pertandingan dan menyelamatkan dua tendangan penalti yang akhirnya menuntun negaranya menuju pertandingan final.

“Suasana selama pertandingan sangat luar biasa. Saya berterima kasih kepada semua penggemar yang telah mendukung kami. Para pemain melakukan apa yang dibutuhkan dalam pertandingan yang sama sekali tidak mudah, dan lawan memberikan penampilan yang sangat kuat.” ucap Bounou, dikutip dari CAF.

Bounou, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik dalam pertandingan ini, juga mengambil kesempatan untuk mengucapkan terima kasih kepada sang pelatih, rekan satu timnya, dan seluruh warga negara Maroko atas dukungan setia mereka.

Selanjutnya Di Piala Afrika 2025

Kini, Maroko hanya perlu mengambil satu langkah terakhir untuk mengklaim gelar juara kedua mereka dalam turnamen ini.

Tantangan terakhir yang berdiri di antara Singa Atlas dan trofi AFCON tidak lain adalah Senegal, yang juga membidik kejuaraan keduanya. (VT)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *